(Taiwan, ROC) Hari ini(24) Presiden Ma Ying-jeou bertemu dengan Endo Nobuhiro, kepala dari perusahaan Nippon Electric Company Limited(NEC). Beliau mengatakan, Jepang semenjak 3 tahun yang lalu telah menghentikan 54 unit tenaga nuklir dan harus mengimpor gas alam cair dalam jumlah besar, hal ini juga menyebabkan ekspor impor terdapat defisit besar, sehingga Jepang pada tahun ini diputuskan akan melakukan pemeriksaan secara ketat, akan secara bertahap kembali mengoperasikan unit pembangkit tenaga nuklir; di sisi lain Jepang sedang mengembangkan sumber energi terbarukan.
Presiden mengatakan, Taiwan bersama dengan Jepang sangat kekurangan sumber energi, oleh karena itu, dapat mengembangkan sumber energi terbarukan merupakan satu bagian penting yang perlu dikembangkan pemerintah secara aktif, termasuk energi angin, surya dan sumber energi lainnya yang harus disimpan baru dapat memberikan hasil yang maksimal.
Presiden Ma: “teknologi penyimpanan sumber energi terhadap Jepang, bagi Taiwan semua ini luar biasa penting, walaupun telah ada sumber energi terbarukan dalam jumlah besar, jika tidak ada kombinasi bahan dasar, bersifat intermiten, dalam praktek penggunaannya dan hasilnya akan tidak efektif.”
Di sisi lainnya, presiden Ma juga menambahkan, Taiwan-Jepang hubungan kedua negara yang sangat akrab, di masa jabatannya, investasi dari kedua belah pihak mencapai nilai lebih dari 4 miliar dolar Amerika, untuk tahun ini kunjungan antar negara hmapir mencapai 4 juta perorang per kali, mencatat rekor tertinggi. Presiden juga menyambut kunjungan Endo Nobuhiro selanjutnya, berharap melalui kerjasama antar kedua belah pihak, akan memberikan upaya pemerintah yang bergerak ke arah zona percontohan ekonomi bebas, industri informatika dan teknologi penyimpanan energi mendapat terobosan baru.