(Taiwan) Berdasarkan laporan yang dapatkan kantor berita sentral (Central News Agency/CNA) dari laporan Washington DC, perwakilan dagang Amerika Serikat, Michael Froman dalam ceramahnya di Council on Foreighn Relation, menyampaikan, Taiwan dan Korea Selatan, Filipina, Thailand, ke empat negara ini telah menunjukkan sikapnya untuk bergabung dalam TPP (Trans Pacific Partnership), dan telah memasuki proses konsultasi, prosis ini nantinya akan berkaitan dengan keikutsertaan dalam TPP.
Setelah laporan ini dikeluarkan langsung mendapat perhatian dari media Taiwan, beranggapan sebagai pengakuan Taiwan dalam pembicaraan TPP, tetapi pejabat diplomatik menyampaikan, saat ini perkembangan pembahasan dari 12 negara anggota TPP tidak berjalan lancar, dan pada dasarnya tidak ada rencana menambah anggota dalam pembicaraan, laporan yang mengutip apa yang disampaikan Michael Froman seharusnya mengacu pada konsultasi bilateral Taiwan dan AS; selain itu apa yang dimaksud dengan “konsultasi”ini terbatas hanya pada kontak awal melalui jalur yang ada, pihak AS belum mengundang Taiwan untuk turut dalam pembahasan, dan inipun tidak ada kaitan dengan konsultasi bilateral resmi. Karena berdasarkan jalur resmi hubungan Taiwan dan AS, sikap pemerintah AS terhadap keturutsertaan Taiwan dalam TPP masih hanya pada “kesediaan menyambut Taiwan bergabung dalam TPP” pernyataan Froman tidak berarti pihak AS memberikakan sikap baru lainnya.
Untuk itu pejabat diplomat yang tidak bersedia disebutkan namanya menegaskan, meskipun keputusan TPP mengunakan cara konsensus, pihak kita harus dapat meraih dukungan dari setiap negara anggota, tetapi AS dan Jepang memiliki pengaruh yang besar dalam mendapatkan dukungan suara, pihak AS dan Jepang menunjukkan kesediaannya menyambut Taiwan berpartisipasi dalam TPP, ini tentu berdampak positif bagi Taiwan.
Juru bicara kemenlu, Gao An ketika diwawancarai media (19/6) memberikan dua tingkatan tanggapan, untuk bagian meraih dukungan dari AS, Gao menyampaikan, hubungan perdagangan Taiwan dan AS berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, tahun lalu sudah membicarakan kembali TIFA (Kerangka Kerjasama Investasi dan Perdagangan), komunikasi dan pembicaraan bilateral Taiwan dan AS berjalan lancar; sementara untuk TPP, Gao An mengemukakan, integrasi ke dalam integritas ekonomi regional merupakan tujuan penting pemerintah, apabila Taiwan dapat bergabung dalam TPP, terhadap kerja sama regional dan negara-negara angotanya tentu akan memberikan nilai kemenangan yang cukup berarti.