(Taiwan, ROC) - Perwakilan perdagangan Amerika, Michael Froman, dalam pidatonya di Dewan Hubungan Internasional atau CFR di Washington DC, pada hari Senin tanggal 16 Juni lalu, menyebutkan bahwa organisasi perdagangan lintas Asia Pasifik atau TPP, menguasai 40% pendapatan bruto ekonomi dunia atau GDP. Saat ini, selain 12 negara anggota yang telah berada di dalamnya, juga tengah diupayakan untuk melakukan tahapan konsultasi 6 negara ekonomi, di antaranya Korea Selatan, Filipina, Thailand dan Taiwan. Ini adalah untuk pertama kalinya, pihak Amerika memberikan pernyataan tentang kebenaran akan Taiwan yang akan turut hadir dalam pertemuan kerjasama lintas Asia Pasifik atau TPP. Pemerintah Jepang untuk pertama kalinya menyambut baik kehadiran Taiwan dalam rapat TPP tersebut. Biro Perdagangan Luar Negeri Kementrian Perekonomian pada hari Kamis tanggal 19 juni mengungkapkan ini merupakan sebuah tanda bahwa apa yang dilakukan oleh Taiwan selama ini mendapat pengakuan dunia internasional, terlebih-lebih organisasi TPP yang memiliki standar kualitas tinggi dan ambisi yang besar. Kementrian Perekonomian akan berusaha semaksimal mungkin guna mencapai taraf yang ditetapkan oleh TPP sebelum akhir bulan Juli mendatang.
Juru bicara Kementrian Luar Negeri Gao An pada hari Kamis tanggal 19 Juni menyebutkan bahwa hubungan komunikasi antara Amerika dan Taiwan yang lancar juga tengah dilakukan dalam pembahasan serta pertukaran informasi perihal hal tersebut.
Gao An mengatakan, “Kita dan pihak Amerika tengah bersama-sama mendorong upaya hubungan dagang kedua belah pihak, pada tahun lalu juga kembali membahas masalah TIFA, mengenai negara Jepang, kami juga sangat gembira atas sambutan hangat dari pihak Jepang.”
Sehubungan dengan pernyataan yang diberikan oleh Amerika dan sambutan hangat dari Jepang untuk Taiwan bergabung dalam TPP, Kementrian Perekonomian menyebutkan bahwa selama beberapa saat terakhir ini memang dapat dirasakan hal positif dari berbagai hal, dan ini juga menunjukkan adanya pengakuan terhadap hasil kerja keras Taiwan selama ini.
Wakil Biro Perdagangan Luar Negeri Kementrian Perekonomian, Jiang Wen-ruo, mengatakan bahwa sebelumnya dalam Laporan Buku Putih yang dikeluarkan oleh Kantor Dagang Amerika, memberikan apresiasi yang besar terhadap program perekonomian bebas yang diterapkan oleh Taiwan, pihaknya juga yakin bahwa Amerika dan juga negara anggota TPP lainnya telah melihat perubahan yang dilakukan oleh Taiwan. Jiang mengatakan, “Ada satu hal yang sangat positif, yakni setiap tahunnya, Kadin Amerika akan mengeluarkan laporan berbentuk Buku Putih, dimana pada tahun ini dinyatakan apresiasi yang tinggi terhadap perubahan sistim perekonomian yang diterapkan oleh kita. Atau dengan kata lain, dari berbagai sudut pandang, negara anggota TPP, khususnya Amerika, telah melihat usaha dan hasil kerja keras kita.”
Jiang kembali mengatakan, Kementrian Perekonomian berusaha sedapat mungkin dengan berbagai cara untuk memberikan penjelasan agar mendapat persetujuan dari 12 negara anggota TPP. Selain itu, juga memberikan jawaban terhadap berbagai pertanyaan yang dikeluarkan oleh negara anggota. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap berbagai hal yang ditetapkan oleh TPP agar dapat memenuhi standar yang ditentukan. Pihaknya mengharapkan pemeriksaan ini dapat diselesaikan sebelum akhir bulan Juli mendatang.
Selain itu, Kementrian Perekonomian juga telah melakukan berbagai cara komunikasi dengan pihak produsen, agar para produsen dan masyarakat umum dapat mengetahui isi dari TPP serta memberikan dukungan sepenuhnya dari berbagai pihak.