(RTI/ANTARA) - Letak geografis Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke dan makin pesatnya kemajuan perekonomian utamanya di sektor telekomunikasi, keuangan dan perbankan, merupakan dua dari tiga alasan bagi Arianespace sebagai perusahaan peluncur satelit untuk beroperasi di seluruh pelosok Nusantara.
Alasan ketiga, pasar Indonesia begitu menjanjikan karena Asia Pasifik merupakan pasar andalan bagi Arianespace di masa depan, kata dua pejabat Arianespace kepada pers, Rabu, di Singapura.
Chairman dan CEO Arianespace, Stephane Israel menyatakan pihaknya menjamin kemitraan yang sangat kuat dan telah berlangsung sejak lama bersama para operator di Asia Pasifik. ASia Pasifik merupakan pasar signifikan, dan Indonesia di masa depan merupakan pasar signifikan.
Dengan menguasai 64 persen pasar peluncuran satelit komersial di kawasan Asia Pasifik, Arianespace terus meningkatkan standar layanan peluncuran satelit komersial di kawasan ini, katanya.
Sepaham dengan Israel, Managing Director dari Arianespace Singapura, Richard Bowles kemudian memberi sejumlah gambaran betapa pentingnya pemakaian jaringan satelit untuk menunjang dunia perekonomian, telekomunikasi, keuangan dan tugas kemanusiaan bagi Indonesia di masa depan.
Bowles memberi gambaran bahwa pengoperasian jaringan satelit justru dapat membantu aksi tanggap darurat di daerah yang terkena bencana alam Tsunami atau banjir bandang.
Ia kemudian mencontohkan, penanganan korban bencana Tsunami di Aceh dapat lebih berdaya guna nila memanfaatkan dan memaksimalkan teknologi satelit, karena wilayah yang terkena musibah alam itu dapat terdeteksi dengan cepat dengan memanfaatkan teknologi satelit.
Sejak berdiri, Arianespace telah memenangkan 77 kontrak di wilayah ASia-Pasifik. Selama 27 tahun, Arianespace telah meluncurkan 68 satelit bagi operator-operator di wilayah yang sekarang sedang disesaki oleh perkembangan ekonomi.