History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma: Masa depan Taiwan terletak di tangan 23 juta warga Taiwan sendiri

  • 12 June, 2014
  • Editor
Presiden Ma: Masa depan Taiwan terletak di tangan 23 juta warga Taiwan sendiri
Juru bicara Kantor Kepresidenan Ma Wei-guo

Masa depan Taiwan terletak di tangan 23 juta warga Taiwan sendiri, demikian ditegaskan oleh Presiden Ma Ying-jeou pada hari Rabu menanggapi pernyataan Beijing pada hari yang sama bahwa nasib Taiwan berada di tangan “semua warga Tiongkok.”

Juru bicara Kantor Kepresidenan Ma Wei-kuo mengungkapkan, Presiden Ma selalu menegaskan bahwa masa depan Taiwan terletak di tangan warganya dan Undang Undang Dasar Republik Tiongkok.

Menurut sang jubir, Presiden Ma sebelumnya sudah pernah beberapa kali menekankan hal yang sama, termasuk dalam suatu pertemuan tahunan Asosiasi Hukum Konstitusional Republik Tiongkok pada 16 November, 2008 dan dalam wawancara dengan majalah mingguan Der Spiegel dari Jerman pada 1 Mei, 2011.

Pernyataan Presiden, tegas jubir, dengan jelas menunjukkan pendiriannya bahwa Republik Tiongkok adalah suatu negara berdaulat dan independen.

Dalam berita bersangkutan, Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) juga merilis suatu pernyataan mendukung gagasan bahwa warga Taiwan lah yang berhak memutuskan masa depan Taiwan.

MAC menegaskan, kebijaksanaan Tiongkok yang diadopsi administrasi Ma mentaati semangat Undang Undang Dasar serta prinsip “tidak mempromosikan persatuan, tidak mendukung kemerdekaan, dan tidak menggunakan kekerasan senjata.”

Selain itu, menurut MAC, berbagai survey dan jajak pendapat rakyat menemukan, 80% masyarakat Taiwan mendukung prinsip kebijaksanaan tersebut.

Hari Rabu kemarin, juru bicara Kantor Urusan Taiwan di Daratan Tiongkok Fan Liqing memberitahukan wartawan bahwa pendirian Beijing atas Taiwan tidak pernah berubah.

“Segala isu yang berhubungan dengan kedaulatan dan integritas teritori Tiongkok harus diputuskan oleh semua warga Tiongkok, termasuk kompatriot di Taiwan,” demikian kata Fan, merespon pernyataan dari Walikota Tainan Lai Ching-te ketika berkunjung di Daratan Tiongkok pekan lalu bahwa masa depan Taiwan berada di tangan rakyatnya sendiri.

Komentar

Terbarumore