(Taiwan-ROC) - Jumat minggu ini (13) Yuan Legislatif akan menyelenggarakan Sidang Interim, selain akan membahas personalia Yuang Penguji dan Yuan Pengontrol juga direncanakan akan memasukan kasus Undang-Undang khusus Zona Percobaan Ekonomi Bebas, UU Pengawasan Perjanjian Antar Selat dan Perjajian Perdagangan Jasa Antar Selat. Menanggapi hal ini, 14 organisasi masyarakat pagi tadi (11) dalam jumpa pers di depan gedung Yuang Legislatif menyampaikan aksi protesnya. Koordinator anti Perjanjian Perdagangan Jasa (PPJ) Antar Selat Lai Cung-chiang (賴中強) menyampaikan, semenjak 2008, Sidang Interim dijadikan sebagai “Alat khusus untuk memperpanjang waktu pertandingan partai berkuasa”, melalui keunggulan memiliki suara terbanyak dan kedisiplinan partai meloloskan RUU yang tidak diloloskan dalam sidang biasa.
Koordinator Lai kembali menyerukan 3 permintaan, termasuk anti proses PPJ yang tertutup, menentang pelolosan, kedua, pengawasan ketat UU Zona Percobaan Ekonomi Bebas, menghapus pasal yang merugikan dan ketiga, legalisasi pengawasan perjanjian, menentang model yang ditentukan oleh Yuang Eksekutif.
Ia bahkan mengancam bila pemerintah memaksakan Sidang Interim membahas 3 kasus yang berhubungan dengan pengawasan perjanjian antar selat, zona percobaan dan PPJ maka masyarakat akan kembali ke Yuang Legislatif lagi.
Koordinator ormas Taiwan March Huang Kuo-chang (黃國昌) menyampaikan, permintaan inti mereka soal PPJ adalah “Legalisasi dulu baru diperiksa”, sikap ini tidak pernah berubah, namun ia menyerukan, bila dalam sidang iterim ini meloloskan mekanisme pengawasan model Yuang Eksekutif maka di musim panas ini pemerintah akan menanggung resikonya.