History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden : Keikutsertaan dalam ICAO Dipersulit, Dunia Memandang Taiwan

  • 01 October, 2016
  • Editor
Presiden : Keikutsertaan dalam ICAO Dipersulit, Dunia Memandang Taiwan
Presiden : Keikutsertaan dalam ICAO Dipersulit, Dunia Memandang Taiwan

(Taiwan-ROC) – Taiwan tahun ini belum mendapatkan undangan ikut serta pertemuan Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) hari ini (1/10) mengatakan, tantangan dan hambatan dari dunia internasional akan terus berdatangan dimasa depan. Namun Presiden menekankan, meskipun gagal ikut serta pertemuan ICAO kali ini, semangat sepenuh hati telah membuat dunia melihat Taiwan, dan ini menjadi akumulasi yang sangat penting dalam keikut sertaan kegiatan internasional dimasa mendatang.

Presiden Tsai Ing-wen dalam pidatonya disebuah acara seminar “20 tahun Pemilihan Presiden Langsung” (1/10) mengatakan, Taiwan harus berjalan keluar, namun masih harus menghadapi tekanan yang diberikan oleh Daratan Tiongkok. Sama seperti saat Taiwan berharap ikut serta dalam pertemuan ICAO namun mendapat halangan, ini adalah contoh yang paling nyata, juga kenyataan internasional yang dihadapi Taiwan. Namun dengan tantangan dan hambatan ini, kedepannya akan terus berdatangan.

Kepala Negara menekankan, tekanan dan hambatan ini tidak akan berhenti, namun usaha Taiwan tidak akan berhenti. Beliau percaya setiap usaha adalah akumulasi, juga dapat membuat dunia melihat Taiwan dan kesungguhan hati masyarakatnya.

Presiden mengatakan, “Seperti kejadian ICAO, pada akhirnya menghalangi kehadiran kita. Namun usaha sekuat tenaga kita dalam prosesnya, membuat dunia melihat Taiwan. Baik negara penting Amerika, Eropa, Jepang maupun negara sahabat Taiwan, bahkan melalui deskripsi dari berbagai media internasional, menunjukkan dukungan pada keikutsertaan Taiwan. Hal seperti ini adalah akumulasi yang sangat penting atas keikutsertaan Taiwan di dunia Internasional.”

Kepala Negara mengatakan, “teman kita ada dimana, maka langkah kita akan sampai disana. Dimana ada kesempatan, kerjasama dan usaha akan sampai disana.” Dengan kesungguhan hati menjadi dasar persahabatan, membangun elemen hubungan kerjasama dengan negara lain. Melalui keikutsertaan yang lebih banyak dan lebih nyata, membuat Taiwan dipandang oleh dunia. Presiden beranggapan, saat Taiwan mendapat peran lebih penting bergabung dalam dunia internasional, Taiwan tidak dapat dan tidak akan diabaikan oleh dunia.

Komentar

Terbarumore