(Taiwan, ROC) Partai Progresif Demokrat (DPP) telah memasukki tahun ke 30 sejak didirikannya, Tsai Ing-wen yang 2 kali berturut-turut menjadi ketua partai mengelar pembukaan surat bagi anggota partai, dalam surat menyampaikan kembali komitmen reformasi pemerintah baru, Tsai Ing-wen mengatakan, Taiwan yang berada dalam kesulitan, masyarat mengharapkan pemimpin yang tegar dan berkemampuan, meskipun terbelenggu sistem ketatanegaraan, ia mengetahui dengan jelas bagaimana memimpin negara untuk berjalan maju ke depan. Untuk itu selanjutnya ia akan kembali membenahi, menyesuaikan dengan tatanan kebijakan secara keseluruhan. Dari perkataan ini menimbulkan anggapan kalau pemerintah baru akan melakukan perombakan kabinet.
Perdana Menteri Lin Chuan, hari Jumat (30/9) dalam wawancara sebelum rapat Yuan Legislatif menyampaikan, yang dimaksud Presiden Tsai adalah memperbaiki mekanisme dan koordinasi partai, untuk bagian ini ia akan mematuhinya.
Lin Chuan mengatakan, “Saya pikir yang dimaksud Presiden Tsai adalah koordinasi mekanisme partai, untuk baigan ini Yuan Eksekutif pasti akan mengikutinya, memperbaiki bagian yang perlu diperbaiki, yang paling utama adalah koordinasi mekanisme, diharapkan dapat menyelaraskan pandangan, mempercepat pengambilan keputusan.”
Selain itu, tersebar isu legislator partai DPP tidak puas dengan cara ketua Financial Supervisory Commission (FSC), Ding Kung-hua yang dianggap lalai dalam menanggani masalah Mega Holding, membuat habisnya darah partai sehingga diminta untuk mengundurkan diri, dan juga tersebar kalau Ding Kung-hua telah membuka mulut untuk mengundurkan diri. Namun Lin Chuan membantah hal tersebut. terkait dengan apakah Ding Kuang-hua saat ini bertanggung jawab atas kasus Mega Holding? Lin Chuan mengatakan, pemerintahan akan menerima komentar dari berbagai pihak.