History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Irlandia Larang Pejabatnya Turut Double Ten Menlu : 8 Tahun Lalu Pernah Terjadi

  • 30 September, 2016
  • Editor
Irlandia Larang Pejabatnya Turut Double Ten  Menlu : 8 Tahun Lalu Pernah Terjadi
Pertunjukkan Duta Muda Irlandia

(Taiwan, ROC) Hari Nasional Double Ten Day segera menjelang, namun beberapa hari lalu media Irlandia melaporkan, kementerian luar negeri Irlandia melarang pejabatnya menghadiri kegiatan hari nasional Taiwan untuk menghindari ketidaksenangan dari Daratan Tiongkok yang akan mempengaruhi hubungan Irlandia dan Daratan Tiongkok.

Perdana Menteri Lin Chuan hari Jumat (30/9) ketika diwawancarai sebelum mengikuti rapat Yuan Legislatif menyampaikan, ini bukan tindakan yang baik, pemboikotan ini akan menghasilkan sama-sama kalah, tidak mungkin sama-sama menang.

Lin Chuan mengatakan, “Ini bukanlah cara yang baik, bersamaan dengan itu kita juga menegaskan, hasil akhir dari memboikot Taiwan pasti sama-sama kalah, tidak akan menjadi sama-sama menang.”

Menteri Luar Negeri, David Lin juga mengatakan, anggota legislator Irlandia yang akrab dengan Taiwan pernah menyampaikan protest pada pemerintah, David Lee mengatakan, sebenarnya 8 tahun yang lalu situasi yang sama pernah terjadi, bukan hanya tahun ini saja, David Lin juga membocorkan, negara-negara Uni Eropa yang lainnya juga menghadapi masalah seperti ini.

David Lin mmengatakan, “Hal seperti ini sudah berlangsung lama, selama 10 tahun ini sudah ada, kami tengah mengatasinya. Kebijakan yang dilakukan selalu seperti itu, ada legislator yang telah menyampaikan protes padanya, namun tetap demikian, bukannya hanya tahun ini saja seperti itu, 8 tahun lalu juga seperti itu.

Menghadapi masalah Irlandia, Ketua MAC, Chang Xiao-ye dengan nada tegas menyampaikan “tidak bisa menerima”, ia mengatakan, Presiden Tsai Ing-wen merupakan pilihan dari 6,89 juta  warga Taiwan, mewakili suara rakyat Taiwan, disamping itu, warga Taiwan sudah pasti tidak akan tunduk kepala dibawah tekanan; Chang Xiao-ye mengunakan perumpamaan, semakin besar tekanan, pantulan akan semakin kuat, ia beranggapan hubungan antar selat Taiwan harus berdasarkan kesetaraan martabat, dimulai dari saling menghormati, dengan demikian baru dapat membantu hubungan antar selat Taiwan. 

Komentar

Terbarumore