(Taiwan, ROC) – Kementerian Luar Negeri pada hari Kamis tanggal 22 September mengatakan, hingga kini masih belum menerima surat undangan dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional(ICAO), maka akan terus mengupayakan agar mendapat dukungan internasional dari negara sahabat, pada dasarnya Taiwan dapat berkonstribusi memberikan keselamatan penerbangan dunia, mengharapkan dapat menghadiri kembali sidang ICAO.
Sidang ICAO yang akan berlangsung pada tanggal 27 September 2016 berlokasi di Montreal, Kanada, sementara Taiwan hingga saat ini masih belum menerima surat undangan menghadiri sidang tersebut. Menlu David Lee Ta-wei saat sidang interpelasi Yuan Legislatif menyampaikan, hingga saat ini pihaknya sedang berkomunikasi.
Kemenlu mengemukakan, hingga hari ini mengenai perkembangan partisipasi sidang ICAO masih belum ada informasi lebih lanjut, akan tetapi menekankan pihaknya terus mengupayakan mendapat dukungan internasional dari negara sahabat, mendesak negara bersahabat dan negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan untuk memberikan dukungan kepada Taiwan ikut aktif dalam sidang ICAO.
Kemenlu mengundang kepada semua negara yang memiliki hubungan diplomatik memberikan dukungan atas dasar konstribusi Taiwan dalam penerbangan internasional, adanya fakta dukungan komunitas internasional kepada Taiwan agar Taiwan dapat menghadiri sidang ICAO.
Kemenlu menekankan, walaupun Taiwan bukan negara anggota dari ICAO, terlepas dari jalur komunikasi dengan ICAO, hanya melalui secara tidak langsung atau secara sepihak dengan standar penerbangan seperti keamanan penerbangan sipil, pengontrolan lalu lintas udara, keamanan dan perlindungan lingkungan serta aspek lainnya, jika masih belum dapat menghadiri sidang ini maka ICAO pun tidak dapat menggapai sasaran “Under one sky” seperti yang ditargetkan.