(Taiwan, ROC) – Sebagai rasa perduli pada para Imigran baru dan Buruh Migran Asing (BMA) yang ada di Taiwan, Asosiasi Pengusaha Taiwan Sedunia (WTCC) bersama dengan Yayasan Pendidikan dan Budaya Tionghua Perantauan (OCEF), hari ini (21/9) bekerja sama mengadakan kegiatan “Penduduk Asing Peduli Penduduk Asing”, berharap para pengusaha Taiwan dari seluruh dunia ketika kembali ke Taiwan, dapat membawa sebuah buku setempat kembali ke Taiwan, sebagai bahan bacaan para Imigran baru maupun BMA yang tinggal di Taiwan.
Ketua WTCC Lee Yao-hsiung (李耀熊) saat jumpa pers mengatakan, asosiasi ini dengan sepenuh hati mempromosikan kegiatan yang sangat berarti ini, secara khusus karena pemerintah tengah mendorong “kebijakan menuju selatan baru”.
Lee Yao-hsiung mengatakan,《聲:160921-16》“Kita sedang mendorong kebijakan menuju selatan baru, karena kebijakan ini dengan mereka yang datang dari Asia Tenggara atau tempat-tempat di dunia yang datang ke Taiwan, keturunan mereka, atau mereka sendiri, tinggal disini. Orang lain tidak paham, namun mereka mengerti akan buku ini.”
Ketua OCEF Wu Sung-pei (吳松柏) mengatakan, yayasan kami akan mengumpulkan pelajar Tiongkok perantau yang ada di Taiwan, untuk membawa buku bahasa setempat, saat kembali ke negara asal waktu liburan musim dingin atau panas. Perintis kegiatan yang juga angota dari WTCC, Jason Lin (林見松) mengatakan, selain para pengusaha Taiwan, pelajar Tiongkok perantauan, masyarakat yang melakukan perjalanan keluar negeri jugadapat ikut serta membawa buku terkait, bersama meningkatkan budaya membaca buku.