History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Walikota Taipei : Percepat Pembangunan Pengendali Bendungan Fetsui

  • 17 September, 2016
  • Editor
Walikota Taipei : Percepat Pembangunan Pengendali Bendungan Fetsui
Walikota Taipei : Percepat Pembangunan Pengendali Bendungan Fetsui

(Taiwan-ROC) –Pusat Pengendali Bencana Central (EMIC) hari ini mengadakan laporan penaggunalangan bencana taifun Malakas kedua. Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) dalam pertemuan tersebut mengatakan, jika sudah pasti harus mengeluarkan biaya untuk mengatasi air keruh, akan lebih baik jika anggaran digunakan untuk membangun pengontrol khusus bendungan Fetsui. Oleh karena itu, dia menunjuk Wakil Walikota Chen Chin-jun (陳景峻) bersama Departemen Air Taipei untuk membentuk tim khusus, untuk memberikan laporan secepatnya kepada Yuan Eksekutif terkait proyek tersebut.

Taifun Soudelor yang menyerang Taiwan tahun sebelumnya, telah membuat tingkat kekeruhan air melonjak tinggi. Untuk menjaga keamanan suplai air, Departemen Air Taipei mengusulkan rencana pembangunan pengontrol air di bendungan Fetsui. Walikota Taipei Ko Wen-je pada tanggal 17 mengatakan, untuk menyelesaikan masalah air kotor, biaya obat dan pengerukan sudah sangat besar, jadi jika dihitung-hitung, akan lebih aman bila dibangun pengendali khusus.

Walikota mengatakan, jika dibangun dengan kecepatan normal, akan membutuhkan waktu 8 tahun, jadi harus dikerjakan dengan sesegera mungkin. Walikota mengatakan, “Dari internal kita sudah memastikan akan dilaporkan oleh Wakil Walikota Chen Chin-jun dan Departemen Air Taipei, membahas bagaimana pelaksanaan percepatan pembangunan pengendali Fetsui.”

Deputi Air Taipei Chen Chin-hsiang (陳錦祥) mengatakan, proyek ini akan berpengaruh besar pada 6 juta orang pengguna air didaerah Taipei. Berdasarkan perencanaan saat ini, pengendali khsusus bendungan Fetsui akan selesai pada Oktober tahun 2022. Dikarenakan pengkajian efek terhadap lingkungan membutuhkan waktu 2 tahun, oleh karenanya akan segera berhubungan dengan Dirjen Administrasi Perlindungan Lingkungan (EPA), agar dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan program pengendalian dapat diselesaikan dalam waktu lebih singkat.

Komentar

Terbarumore