(Taiwan, ROC) Akhir-akhir ini partai berkuasa, Partai Progresif Demokrat (DPP) mencanangkan “Perjalanan Mencari Akar Generasi ke 2 Imigran Baru” yang memberikan subsidi bagi mereka generasi ke dua imigran baru yang berusia 18-35 tahun untuk berkunjung ke negara ibunya agar dapat lebih mengenal Asia Tenggara. Namun perencanaan ini dengan nama program pembinaan generasi kedua, diragukan sebagai upaya memupuk kekuatan suara pemilu dari imigran baru. Terkait dengan hal ini, ketua divisi perempuan, Tsai Wan-fen hari Jumat (16/9) menyampaikan, DPP berharap dapat menempatkan sumber daya pemuda di negara ibu, selain itu memang kebanyakan generasi muda imigran baru berusia 35 tahun ke bawah, tidak ada pertimbangan pemilu dari subsidi ini.
Untuk menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah “arah ke selatan baru”, divisi perempuan dari DPP akhir-akhir ini mempromosikan “Perjalanan Mencari Akar Generasi ke 2 Imigran Baru”mendorong para generasi ke dua imigran baru untuk pulang ke negara asal ayah atau ibu, memperbaharui posisi diri dan juga untuk lebih mengenal Asia Tenggara. Berdasarkan perencanaan divisi perempuan ini, subsidi diberikan pada generasi ke dua imigran baru asal Asia Tenggara, sebesar paling tinggi NTD60 ribu untuk 6 orang, bagi mereka yang terpilih akan diberangkatkan ke negara asal ayah atau ibu antara tanggal 16 Januari hingga 18 Februari tahun depan dan tinggal di sana setidaknya 10 hari.
Namun sehubungan dengan persyaratan dari perencanaan ini cukup banyak, berbeda dengan sebelumnya program yang dicanangkan partai Kuo Min Tang (KMT), mereka yang masih duduk di sekolah dasar juga bisa mengikuti program ini, subsidi yang diberikan DPP ini dibatasi untuk usia antara 18-35 tahun, sehingga KMT meragukan kalau program pembinaan generasi ke dua sebenarnya merupakan program bertujuan meraih suara pemilu imigran baru.
Terkait dengan hal ini, ketua divisi perempuan partai DPP, Tsai Wan-fen tanggal 16 September ketika diwawancarai menyampaikan, pada dasarnya perencanaan subsidi ini untuk membentuk kemandirian pemuda ke luar negeri, definisi usia pemuda adalah “18-35 tahun”, program subsisi tidak ada kaitannya dengan pemilu. Ia mengatakan, “Definisi pemuda adalah berusia antara 18-35 tahun, generasi ke dua imigran baru paling tua sekitar 30an, tidak ada yang lebih dari itu, untuk itu kami tidak mempertimbangkan lebih banyak hal lainnya.”
Tsai Wan-fen menekankan, akan memilih 20 yang masuk dalam babak penyisihan akan diumumkan pada pertengahan Oktober, setelah itu baru dipilih 6 orang untuk diberikan subsidi kesempatan pulang ke negara ayah atau ibunya, dan untuk cuplikan video, foto, artikel atau multimedia selama perjalanan akan diperlihatkan ke khalayak umum melalui suatu pameran