History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Topan Meranti Merusak 289 Sekolahan Kerugian NTD 100 Juta Lebih

  • 16 September, 2016
  • Editor
Topan Meranti Merusak 289 Sekolahan Kerugian NTD 100 Juta Lebih
Angin Topan Meranti

(Taiwan, ROC) Berdasarkan data statistik terbaru Kementerian Pendidikan, terpaan angin Meranti, angin topan ke 14 tahun ini, menimbulkan kerusakan pada sekolah-sekolah di wilayah bencana dengan kerugian mencapai 115 juta dollar Taiwan, setidaknya ada 289 sekolah terkena dampaknya. Sehubungan dengan diperkirakan angin topan ke 16, angin topan Malakas juga akan datang ke Taiwan, untuk itu Kementerian Pendidikan mengingatkan sekolah-sekolah yang ada untuk lebih waspada.

Menteri Pendidikan, Fan Wen-zhong, bersama Kepala Biro Pendidikan Nasional, Qiu Kan-guo dan lainnya pada tanggal 15 kemarin setelah angin mereda mengunjungi kawasan yang terkena bencana di daerah selatan untuk segara memberikan bantuan darurat rekonstruksi sebesar 10 juta dollar Taiwan pada pemerintah kota Kaohsiung dan kabupaten Pingtung agar dapat secepatnya disalurkan kepada sekolah-sekolah yang terkena bencana angin topan ini.

 Berdasarkan data dari Pusat Statistik, Kementerian Pendidikan, Topan Meranti setidaknya merusak 289 sekolahan dengan kerugian menembus angka 100 juta dollar Taiwan, 116 sekolahnya berlokasi dki kota Kaohsiung sedangkan 69 sekolahan yang mengalami kerusakan parah berlokasi di kabupaten Pingtung. 

Setelah Topan Meranti meninggalkan Taiwan, terlihat menyusul dibelakangnya Topan Malakas, untuk itu Kementerian Pendidikan mengingatkan pada sekolah-sekolah yang ada untuk meningkatkan kewaspadaan, dan mempersiapkan diri dengan baik menghadapi terpaan angin topan berikutnya. Setelah berlalunya angin topan, diperlukan tenaga untuk rehabilitas, kemendik bersama dengan pemerintah setempat akan mengajukan permintaan bantuan dari kementeiran pertahanan, dengan target setelah liburan festival kue bulan berakhir, sekolah-sekolah sudah dapat kembali beroperasi  normal. 

Komentar

Terbarumore