(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan Badai Taifun Meranti yang dikategorikan berskala menengah, sehingga dikhawatirkan dapat menyebabkan bencana terhadap beberapa daerah di Taiwan, Presiden Tsai Ing Wen, pada hari Kamis tanggal 15 September pagi hari, ditemani oleh Perdana Menteri Lin Chuan, mendatangi Pusat Pengendalian Bencana, mendengarkan langsung laporan yang disampaikan oleh instansi terkait, sehingga dapat segera memahami persiapan yang dilakukan dalam menghadapi bencana Taifun , sekaligus program kerja yang diperlukan dalam hal perbaikan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh badai Taifun. Presiden Tsai menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua petugas yang masih harus bekerja dan mengorbankan waktu hari libur Festival Kue Bulan yang kebetulan saja jatuh di hari yang sama.
Presiden Tsai juga memberikan apresiasi kepada semua bantuan yang diberikan oleh Angkatan Bersenjata Nasional. Hal ini khususnya berhubungan dengan bantuan dan peran penting yang dijalankan oleh Angkatan Bersenjata Nasional, saat masa penataan dan perbaikan kerusakan akibat bencana. Sehingga turut memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat umum.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saat badai taifun tiba, Angkatan Bersenjata Nasional telah bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam bidang penyediaan fasilitas tempat tinggal sementara, selain itu juga mengerahkan banyak prajurit untuk dapat membersihkan lingkungan yang rusak akibat bencana, sumbangsih yang diberikan oleh mereka telah turut memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat luas, untuk itu dalam kesempatan ini sekali lagi saya sampaikan apresiasi terima kasih kepada mereka.”
Presiden menjelaskan bahwa Badai Taifun Meranti telah menjauh, namun tugas penataan dan perbaikan ulang masih harus terus dilakukan. Selanjutnya, Badai Taifun Maleka yang telah terbentuk berkemungkinan memberikan pengaruh kepada Taiwan. Untuk itu semua pihak dihimbau untuk terus bersiap siaga dan tidak boleh lengah.
Adapun prajurit yang ditugaskan untuk memberikan bantuan dalam pembersihan sampah dan penataan kembali sarana dan prasarana umum yang rusak, telah tiba di kawasan Pintung, Kaoshiung, Tainan, Hualien dan Kinmen, yang merupakan daerah yang mengalami kerusakan akibat badai taifun.
Pihak Kementrian Pertahanan dan Keamanan atau MND, menyebutkan bahwa terkait dengan Badai Taifun Meranti, telah menyebabkan beberapa kabupaten dan kota di Selatan Taiwan mengalami kerusakan yang cukup besar. Jumlah prajurit yang dipersiapkan untuk memberikan bantuan penanganan bencana kali ini sebanyak 23.552 orang. Selain itu juga telah disiapkan 4.133 perangkat yang terbagi menjadi 39 kategori, termasuk di antaranya 15 kapal untuk transportasi udara, 115 kapal dari Angkatan Laut, 320 buah tank, 2.382 buah kendaraan darat, 1.301 alat operasional yang dapat dipergunakan untuk membantu mengatasi bencana yang ada.
Adapun 4.415 personil yang ditugaskan hari ini adalah untuk membersihkan kawasan yang dilanda bencana, termasuk mengatasi berbagai kerusakan sarana jalan dan tugas untuk mengantar pulang masyarakat yang sempat diungsikan sebelumnya.