(Taiwan, ROC) – Yayasan Interaksi Antar Selat (SEF) hari Rabu (14/9), mengadakan Forum Diskusi Pebisnis Taiwan-Daratan Tiongkok Musim Gugur di Taichung, dan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) turut hadir dalam jamuan makan siang. Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Chang Hsiao-yueh (張小月) mengatakan, sangat sulit bagi Presiden untuk hadir, namun ini menunjukkan betapa beliau sangat memandang pentingnya pengusaha Taiwan di Daratan Tiongkok. Selain itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Taiwan di Daratan Tiongkok, Wang Ping-shen (王屏生) saat diwawancarai mengatakan, Daratan Tiongkok adalah negara ekonomi terbesar ke-2 sedunia, yang juga tetangga terbaik. Jika kita dapat bekerja sama dengan baik, sudah pasti akan membawa keuntungan bagi Taiwan. Namun karena terpaku pada konsensus 1992, menyebabkan hubungan terputus, tetapi konsensus 1992 adalah masalah mudah, mengapa tidak boleh dibicarakan?
Chang Hsiao-yueh mengatakan, dia mengerti posisi Wang Ping-shen, namun pandangan pemerintah tetap sama.
Chang Hsiao-yueh mengatakan, “Pagi hari ini belum sempat berbincang-bincang dengan Ketua Wang, namun saya juga mengerti sikapnya dimasa lalu, juga melihatnya dari media. Pandangan pemerintah kita selalu tetap, yaitu menghormati kenyataan sejarah pembahasan tahun 1992.”
Chang Hsiao-yueh sekali lagi menegaskan, pemerintah tidak pernah menyangkal bahwa melalui pembicaraan antar selat tahun 1992, telah mencapai persamaan pandangan dan pemahaman dan yang terpenting adalah semangat mencari persamaan. Pihak kita menghormati kenyataan sejarah 1992 dan berdasarkan konstitusi Republik Tiongkok (R.O.C) dan Undang-Undang Hubungan Pemerintah antara masyarakat antar selat, juga menyatakan bahwa mencari persamaan dengan Daratan Tiongkok, bertolak belakang dari kesejahteraan masyarakat antar selat, sesegera mungkin melaksanaan pembicaraan terkait.
Direktur SEF Tien Hung-mao (田弘茂) saat diwawancarai mengatakan, kata “konsensus 92” ini adalah masalah lama, harus diselesaikan dari tingkat atas, baru permasalahan lama ini dapat ditemukan jalan keluarnya.