History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Laporan PM Lin Chuan angkat 6 besar target baru

  • 13 September, 2016
  • Editor
Laporan PM Lin Chuan angkat 6 besar target baru
partai KMT unjuk rasa dalam sidang Yuan Legislatif

(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Lin Chuan pada hari ini(13/9) menghadiri sidang Yuan Legislatif untuk memberikan laporan, dikarenakan ketidakpuasan terhadap pelaksanaan dari pemerintah baru, partai Kuomintang sebelumnya telah memberikan suara mereka yang tertuang dalam slogan maupun papan berisikan permintaan, lalu hadir dalam sidang dan aksi duduk sama sekali tidak mengganggu berjalannya sidang laporan yang disampaikan oleh PM Lin.

  

Dalam laporan ketua Yuan Eksekutif menyampaikan pelaksanaan blue print Presiden Tsai Ing-wen, berdasarkan “inovasi, pekerjaan dan distribusi” dengan 3 konsep tersebut akan membawa arah ekonomi baru dan mode pembangunan menyeluruh.

PM Lin lebih lanjut menjelaskan 6 target sasaran yakni “peningkatan dan transformasi industri, inovasi baru yang menggerakkan ekonomi”, “membangun keamanan jaringan network, komunitas berkeadilan sosial”, “meningkatkan prasarana umum, terus menciptakan lingkungan baru”, “meninggikan efektivitas kinerja pemerintah, ekuilibrium regional vitalitas baru”, “pendidikan berbudaya, kesetaraan keragaman etnis”, dan konsolidasi stabilitas nasional, ruang antar selat baru di dunia internasional, dari ke-6 hal menjadi target sasaran kebijakan pemerintah.

Dikarenakan reformasi dana pensiun menarik perhatian besar warga Taiwan. PM Lin dalam laporannya menyampaikan, pemerintah yang menyesuaikan dengan kesepakatan yang telah dibahas dalam rapat untuk menyusun aturan terkait agar dapat memberikan jaminan kesejahteraan bagi kehidupan manula Taiwan.

  

PM Lin mengatakan, “kami di tahun ini pada tanggal 8 Juni membentuk kantor reformasi dana pensiun, untuk mengurus segala tugas yang relevan, selanjutnya akan disesuaikan dengan kesepakatan untuk merevisi aturan yang ada dan menata sistem.”

  

Untuk masalah antar selat, PM Lin menekankan, pemerintah juga akan memegang inti konsep status quo, berupaya keras membina hubungan antar selat yang damai dan stabil. Selain itu, berdasarkan prinsip “transparan terbuka, partisipasi warga dan pengawasan dari kongres” menyempurnakan dasar mekanisme.

PM Lin mengatakan, “terus berlanjut dengan membina hubungan antar selat dan masih ada negosiasi, di atas kesetaraan dan dasar saling menghormati, menunjukkan sikap niat baik, membangun satu sikap mendasar, yang dapat diprediksi untuk membina hubungan antar selat yang berkesinambungan.”

PM Lin mengatakan, Taiwan memiliki memori sejarah yang berbeda dan perubahan masyarakat, juga dikarenakan banyak pendapat, ini menjadi sumber kehidupan komunitas Taiwan, ia menekankan asalkan gigih dan bergerak cepat, struktur intern yang kokoh maka Taiwan mampu bergerak maju, di masa mendatang pemerintah bersikap rendah diri untuk berdialog dengan semua sektor, dari segala pihak mendapatkan banyak solusi untuk memecahkan permasalahan.

Komentar

Terbarumore