(Taiwan-ROC) – Prestasi Taiwan di Olimpiade Rio berhasil meraih 1 emas dan 2 perunggu, merupakan nilai yang tidak sesuai perkiraan. Direktorat Jenderal Olahraga, Kementerian Pendidikan, hari ini (9/10) mengadakan Forum Pengembangan Olahraga dengan 5 topik pembahasan utama dari “memilih, pelatihan, pertandingan, bimbingan, penghargaan”, mengevaluasi kegagalan terkait. Menteri Pendidikan Pan Wen-chung (潘文忠) dalam forum mengatakan, anggaran olahraga tahun depan akan meningkat 1,5 miliar dolar Taiwan, persiapan menuju Olimpiade Tokyo 4 tahun mendatang mulai dipersiapkan dari sekarang. Beliau juga mengambil contoh penduduk Inggris yang tidak banyak, namun dapat meraih 27 emas, berharap dapat mempelajari model pelatihan Inggris.
Perwakilan tim Chinese Taipei di Olimpiade Rio berhasil meraih prestasi 1 emas dan 2 perunggu, namun belum dapat mencapai target Ditjen Olahraga yaitu 3 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Selama pertandingan masih mendapat gangguan, diberhentikannya Lin Tzu-chi dari pertandingan, Hsieh Su-wei yang mengundurkan diri dari pertandingan dan masalah sepatu Tai Tzu-ying. Oleh karenanya, Ditjen Olahraga pada tanggal 10 secara khusus mengadakan forum pembahasan, mengundang pengamat olahraga mengevaluasi kesalahan.
Dirjen Olahraga, Ho Jo-wei (何卓飛) mengatakan, prestasi Olimpiade Rio kali ini belum mencampai target, harus dilakukan evaluasi dari segi administrasi, terutama asosiasi cabang single dapat bertumpu pada atlit dan pelatih, agar tim dapat memberikan penampilan terbaik di tingkat internasional, dan ini juga merupakan tanggung jawab administrasi bidang olahraga.
Menteri Pendidikan Pan Wen-chung mengatakan, kedepannya anggaran olahraga kita hanya akan meningkat dan tidak akan berkurang, dan mulai dari saat ini mulai dipersiapkan menghadapi Asian Games 2018 dan Olimpiade 2020. Beliau mengatakan, jumlah penduduk Inggris hanya 60 juta orang, namun dapat meraih 27 medali emas di Olimpiade Rio, peringkat 2 sedunia, hal yang sangat mengagumkan. Cara pelatihan yang patut kita contoh dan pelajari.
Menteri Pendidikan mengatakan, “Penduduknya itu baru 60 juta orang saja, dapat menjadi peringkat 2 dunia, pasti ada hal yang perlu kita pelajari disana, ini sudah pasti bukan dengan jumlah penduduk banyak untuk meraih kemenangan.”
Selain itu, tekanan yang datang saat pertandingan akibat ketua Asosiasi Atletik Republik Tiongkok Thomas Tsai (蔡辰威) dan meminta yang bersangkutan untuk mengundurkan diri, sehingga mempengaruhi ketua asosiasi cabang lain yang akan mengundurkan diri juga, Ho Jo-wei mengatakan, akan sepenuhnya mempertahankan dan saat ini masih sedang berkomunikasi dengan Thomas Tsai. Beliau menekankan, cabang atletik kita dulu sangat sepi, namun kali ini ada 7 atlet yang ikut Olimpiade. Ini menunjukkan asosiasi atletik telah berusaha keras, masyarakat sudah semestinya memberikan keyakinan terbesar.