(Taiwan-ROC) – Dalam sebuah berita disalah satu media menyebutkan, pemerintah dalam waktu dekat memutuskan untuk membatalkan dana pensiun tenaga sipil, meningkatkan gaji pokok adalah untuk membersihkan pandangan masyarakat dan mengamankan Perdana Menteri (PM) Lin Chuan (林全) dari turunnya angka penilaian jajak pendapat. Terhadap hal ini, Lin Chuan hari ini saat diwawancarai mengatakan, yang sudah seharusnya dikerjakan sudah pasti dikerjakan, tidak ada pertimbangan politik.
Pemerintahan baru yang telah berjalan selama 3 bulan, namun hasil jajak pendapat tidak sesuai dengan harapan, dan PM diminta untuk turun dari jabatan. Dalam berita dimedia menyebutkan, untuk meningkatkan kekuatan dalam dan luar negeri pemerintah, dan untuk menyeimbangkan irama dari Yuan Legislatif, dalam waktu dekat akan menghapus dana pensiun tenaga sipil dan berkoordinasi dengan pengusaha dan tenaga kerja untuk meningkatkan gaji pokok, selain itu juga mengusulkan kebijakan terkait industri pariwisata, berharap dengan ini dapat menyelamatkan Lin Chuan.
Terhadap hal ini, Lin Chuan saat diwawancarai mengatakan, yang sudah seharusnya dikerjakan sudah pasti dikerjakan, tidak ada pertimbangan politik.
PM mengatakan, “Saya rasa hal yang kami harus kerjakan sudah pasti akan dikerjakan, tidak ada pertimbangan politik. Sudah pasti jajak pendapat atau kritik masyarakat pasti kami dengarkan, juga sudah pasti kami akan lihat evaluasi apa yang dapat kami lakukan. Pada dasarnya, hal yang pemerintah dapat lakukan, sudah pasti tidak akan dibiarkan.”
Selain itu, terkait pemerintah mempersiapkan dana pinjaman prefensial 30 miliar dollar Taiwan untuk memperbaiki kualitas dan lingkungan industri pariwisata, namun sikap pelaku industri pariwisata sangat tidak agresif. Lin Chuan mengatakan, ada 4 tindakan besar pemerintah untuk menyelamatkan industri pariwisata, pinjaman prefensial adalah salah satunya. Lainnya, masih termasuk perluasan sumber turis, perluasan lokasi pariwisata dalam negeri dan lainnya, sebagai pertimbangan pelaku industri pariwisata.