(Taiwan, ROC) – Hari ini (7/9) Perdana Menteri Lin Chuan (林全) dalam memimpin rapat kabinet paripurna bidang kebudayaan menyampaikan, walau kelihatannya kebudayaan itu adalah sesuatu yang spesifik namun kalau melihat difinisinya adalah kata yang abstrak, budaya adalah cara pengenalan gaya hidup sebuah masyarakat, juga merupakan berkumpulnya sebuah kekuatan, bahkan menunjukan identitas sebuah keluarga, oleh karena itu Yuan Eksekutif membuka rapat kabinet kebudayaan, di satu sisi ingin menunjukan bahwa pemerintah sangat memperhatikan perkembangan budaya juga berharap lewat integrasi para pakar budaya dan instansi terkait bisa membuat kebudayaan yang ada semakin memikat dan memiliki keunikannya sendiri.
Perdana Menteri menyampaikan, selama masa kampanye, Presiden Tsai Ying-wen (蔡英文) saat menyinggung soal kebudayaan meminta agar pemerintah harus memiliki pola pikir yang berbudaya, oleh karena itu dengan adanya rapat paripurna kebudayaan adalah dimaksudkan untuk mengimplementasikan hal tersebut, lewat koordinasi lintas kementerian, mengintegrasi sumber daya yang ada, meningkatkan peran kebudayaan dalam setiap kebijakan nasional.
Lin menyampaikan : Sidang paripurna kebudayaan dilaksanakan adalah untuk mempromosikan kebijakan budaya, disaat yang bersamaan mempererat interaksi vertical lintas kementerian terkait isu kebudayaan untuk meningkatan aplikasi integrarasi sumber daya kebudayaan yang ada, diharapkan dengan cara ini, pola pikir dan cara kerja yang berbudaya dapat mengakar disetiap kebijakan yang ada.
PM menyampaikan, hari ini adalah awal sidang paripurna kebudayaan, untuk kedepannya dengan adanya masukan yang ada, diharapkan setiap kementerian dapat mempromosikan kerja kebudayaan, terus meningkatkan nilai seni budaya Taiwan sehingga semakin terus berkembang sehingga “Setiap lembaga adalah kementerian kebudayaan”.
Sidang paripurna ini dipimpin oleh PM Lin Chuan dengan wakilnya Menteri Tanpa Portofolio Lin Wan-yi (林萬億) dan Chang Chinng-sen (張景森), Menteri Kebudayaan Tseng Li-chiun (鄭麗君) sebagai Sekjen dengan beranggotakan 15 Menteri serta 4 pakar budaya dan perwakilan dari masyarakat termasuk Sutradara Wei Te-sheng (魏德聖), Profesor Universitas Pendidikan Taipei Lin Man-li (林曼麗), Profesor Universitas Kesenian Taipei Chen Chi-nan (陳其南) serta Profesor Universitas Teknologi Yunlin Lin Chung-shi (林崇熙).