History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

GHCF, Kaohsiung Berniat Jadi Basis Kebijakan Menuju Selatan Baru

  • 07 September, 2016
  • Editor
GHCF, Kaohsiung Berniat Jadi Basis Kebijakan Menuju Selatan Baru
GHCF, Kaohsiung Berniat Jadi Basis Kebijakan Menuju Selatan Baru

(Taiwan, ROC) – Sebuah ajang internasional yang digelar oleh Pemerintah Kaohsiung, Forum Kota Pelabuhan Internasional (GHCF) kemarin (6/9) dibuka di Gedung Pameran Kaohsiung, dengan dihadiri oleh perwakilan dari 10 negara dari kawasan Asia, Pemerintah Kota Kaohsiung menampilkan kemampuannya untuk siap menjadi basis menuju ke Selatan, Hari ini (7/9) Walikota Kaohsiung Chen Chu (陳菊) menemani perwakilan dari kota Danang dan Haiphong, Vietnam berkunjung ke kelas pelatihan bahasa Vietnam.

 

GHCF merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh Pemerintah Kaohsiung dengan harapan lewat interaksi antar kota pelabuhan dunia dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman. Menanggapi “Kebijakan Menuju Ke Selatan Baru” juga mengundang perwakilan dari kota-kota besar di Asia Tenggara seperti Yangon, Jakarta, Selangor dan Penang, Ho Chi Minh, Danang, Haiphong dan lain-lain.

 

Saat ini, ada lebih dari 40 ribu warga Imigran Baru di Kaohsiung, pemkot mengimbau setiap sekolah di liburan musim panas atau di akhir pekan membuka kelas pelatihan bahasa Imigran Baru, saat ini sudah ada beberapa sekolah di Luchu, Wenshan, Hsinjuang dan Juoying yang membuka kelas bahasa Vietnam.

 

Departemen Pendidikan pada bulan Juli yang lalu mengunjungi Vietnam dan menjalin kerjasama lintas industri, pemerintah dan akademik dengan membina Sumber Daya Manusia di bidang pendidikan, budaya dan perekonomian. Untuk kedepannya, kerjasama ini akan diperluas sampai ke tahap fakultas sehingga mengkokohkan keunggulan SDM Kota Kaohsiung untuk menuju ke Selatan.

 

Departemen Pembangunan Ekonomi, Pemkot Kaohsiung mengutarakan bahwa Kaohsiung memiliki keunggulan pangkalan udara dan laut, dari segi geografisnya, lingkungan hidup serta pola industrinya dibandingkan dengan negara-negara lain lebih mendekati kota-kota Asia Tenggara, sehingga Kota Kaohsiung harus mampu mengintegrasikan keunggulannya untuk bisa menjadi basis menunju ke Asia Tenggara.

Komentar

Terbarumore