(Taiwan, ROC) – Forum Kota Pelabuhan Internasional (GHCF) hari ini (6/9) digelar di Kaohsiung, Taiwan. Dalam pidato pembukaannya, Perdana Menteri (PM) Lin Chuan menyampaikan harapannya agar forum ini dapat menjadi platform interaksi juga dapat dimanfaatkan oleh Taiwan untuk membagikan pengalamannya.
GHCF 2016 yang diprakarasai oleh Kota Kaohsiung mengundang 44 perwakilan dari kota-kota di seluruh dunia, termasuk walikota Panama Jose Blandon dan 8 walikota lainnya serta 28 pejabat utusan juga hadir. Namun tamu undangan dari 5 kota Daratan Tiongkok tidak hadir.
Dalam pidato pembukaanya, PM menuturkan, banyak kota-kota di dunia memiliki pelabuhan, lewat penataan lintas bidang baru dapat terlahirkan, diharapkan lewat ini dapat menjadi platform interaksi, disaat yang bersamaan Taiwan dapat menggunakan kesempatan ini untuk membagikan pengalamannya kepada seluruh dunia. Lin juga berharap forum ini dapat dilangsungkan secara periodik dan terus dilaksanakan secara internasional.
Bulan lalu saat mampir ke Kaoshiung, lanjutnya, menyaksikan rencana pengembangan Wilayah Pelabuhan Baru Asia dari Pemerintah Kaohsiung. Pemkot dan pihak militer telah menandatangani proyek pemindahan gudang senjata 205, PM telah melihat jerih payah Kota Kaohsiung dalam rangka mempromosikan pengembangan dan pengembangan proyek Wilayah Pelabuhan Baru Asia.
Ia apresiasi dengan upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Kaohsiung untuk mengembangkan pelabuhannya dan infrastruktur transportasi, tempat pameran, wilayah khusus pengembangan industri perkapalan sehingga diyakini masa depan Kaohsiung akan memiliki daya saing.
Dari daftar peserta yang hadir dalam forum ini, lanjutnya, sepertiganya berasal dari negara-negara Asia Tenggara sehingga diharapkan Taiwan dan negara-negara terkait dapat membangun interaksi dan kemakmuran.