Pertemuan resmi sesi ke 5 periode ke 8 Yuan Legislatif hari ini tanggal 21 Februari resmi dibuka dengan mengundang perdana menteri Jiang Yih-hua untuk memberikan laporan dan menanggapi pertanyaan yang diajukan kongres. Dikarenakan adanya kontroversi dari partai oposisi terhadap pemangkasan kurikulum sekolah menengah atas oleh kementerian pendidik, sehingga masalah pemangkasan kurikulum SMA menjadi isu pertama yang dibahas; sedangkan perdana menteri Jiang Yih-hua belum mendapat kesempatan untuk naik ke podium menyampaikan laporannya.
Dalam pembahasan, kementerian pendidikan berharap dapat mengadakan “komunikasi nasional” untuk mendapatkan konsensus, tetapi partai Uni Solidaritas Taiwan (TSU) tidak bersedia menandatangani persetujuan akhir pembahasan. Ketua komite kebijakan pusat partai KMT, Lin Hung-zhi menyampaikan, fraksi KMT mengikuti jalannya prosedur Yuan Legislatif, perdana menteri Jiang Yih-hua baru memberikan laporannya sore hari ini. Dalam acuan laporan yang akan disampaikan perdana menteri Jiang Yih-hua ada 47 yang berkaitan dengan hukum, 2 untuk dana anggaran serta perjanjian perdagangan jasa yang sangat mendesak harus dibicarakan dalam rapat pertemuan kali ini agar dapat diajukan pada Yuan Legislatif untuk pembahasan lebih lanjut.
Berdasarkan data dari Yuan Legislatif, laporan lisan yang akan disampaikan Jiang Yih-hua, terbagi atas 3 arahan utama yaitu“Membuka Inovasi, Mengarah Dunia”, “Percontohan Ekonomi, Terobosan Keajaiban Taiwan Lainnya”, “Kerjasama Partai Berkuasa dan Partai Oposisi, Taiwan Melangkah ke Depan”.
Pada Percontohan Ekonomi, Terobosan Keajaiban Taiwan Lainnya”, Jiang Yih-hua mengarah pada revitalisasi ekonomi, keistimewaan posisi Taiwan di dunia internasional, dengan kekuatan ekonomi memecahkan dilemma diplomatik, memperoleh rasa hormat internasional merupakan dasar penting. Jiang menyampaikan, saat ini Taiwan berada di titik penting sejarah, asalkan terus berupaya meningkatkan perekonomiannya, menambah kecepatan liberalisasi dan membuka pasar, memperluas perdagangan dan investasi, aktif berpartisiapsi dalam kemitraan ekonomi regional, baru dapat dengan lancar meningkatkan kemampuan ekonominya, menambah kesempatan kerja, mendorong peningkatan upah, dengan demikian dapat mempertahankan posisi terdepan dalam perubahan ekonomi global.
Jiang Yih-hua menegaskan, jika ingin agar perekonomian Taiwan dapat meningkat, harus memperkuat kerjasama perdagangan dan industri lintas selat, baru dapat membantu Taiwan memperluas pasar di Daratan Tiongkok dan berpartisipasi dalam kerjasama ekonomi regional.
Jiang menyampaikan, waktu adalah titik penting daya saing Taiwan, jika kesepakatan perdagangan jasa antar selat tertunda terus, mungkin hal ini tidak saja menghilangkan peluang bagi industri Taiwan tetapi juga merugikan daya saing negara, Jiang berharap legislator memberikan dukungan untuk segera menyelesaikan proses peninjauan.