(Taiwan, ROC) – Dalam sebuah laporan pra-keberangkatan Presiden Barack Obama ke Daratan Tiongkok untuk menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi G-20, di Hangzhou yang digelar oleh Pusat Koresponen Asing Washington kemarin (30/8), salah satu wartawan dari Hongkong menanyakan “Apa yang akan dibahas dalam pertemuan Obama-Xi soal Taiwan?” Asisten Menteri Luar Negeri untuk kawasan Asia Pasifik Daniel Russel secara terbuka mendukung keikutsertaan Taiwan di panggung dunia.
Ia menyampaikan, satu hal yang harus disampaikan, Amerika selalu mendukung agar ruang gerak Taiwan di dunia internasional dapat semakin luas, agar Taiwan dapat semakin berperan dalam lingkungan yang sifatnya membantu, tanpa harus menggunakan nama negara menjadi anggota atau dengan cara yang tepat ikut serta dalam sebuah organisasi internasional.
Wartawan dari Taiwan meneruskan, apakah nantinya Obama akan menyampaikan kepada Daratan Tiongkok agar Taiwan dapat menghadiri rapat ICAO? Russel tidak memberikan jawaban hanya ada tambahan dari Direktur Urusan Asia Pasifik Dewan Keamanan Gedung Putih, Daniel Kritenbrink bahwa pembahasan kedua pemimpin negara akan luas dan stabilisasi hubungan antar selata adalah salah satunya.
Kritenbrink memprediksi Daratan Tiongkok akan mengikuti kebiasaan sebelumnya yaitu dalam pertemuan Obama-Xi akan menyinggung soal hubungan antar selat dan Taiwan sedangkan Obama selalu menyampaikan hal terkait kepada Xi, Amerika didasari “3 komunike AS-Daratan Tiongkok” dan “Undang-undang kemitraan Taiwan” serta “Kebijakan 1 Tiongkok” sekaligus menegaskan mendahulukan kepentingan nasional AS berharap hubungan antar selat yang stabil dapat terus dipertahankan.
Ia menambahkan, Obama mungkin akan menegaskan dan menyampaikan secara langsung bahwa antar selat bertanggung jawab untuk mempertahankan kestabilan.