History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden : Berharap Laut Timur, Laut Selatan Mengarah Pada Pengalaman Laut Eropa Utara

  • 22 February, 2014
  • Editor

Presiden Republik Tiongkok, Ma Ying-jeou dalam kata sambutan ketika menghadiri “Symposium akademik samudra Taiwan” tanggal 21 menegaskan, dulu masalah kedaulatan Diaoyutai antara Taiwan dan Jepang meningkatkan perdebatan hak penangkapan ikan, seringkali timbul masalah nelayan Taiwan ditangkap oleh Jepang, dikenakan sanksi denda, tetapi Ma Ying-jeou menganjurkan untuk mengesampingkan perselisihan, bersama-sama membicarakannya, setelah Taiwan dan Jepang menandatangani kesepakatan perikanan, hasil yang didapatkan nelayan bertambah, bahkan selain dapat menangkap ikan di dermaga Tongkang, Kaohsiung, para nelayan juga dapat menangkap ikan di wilayah sekitar Diaoyutai. Pres Ma juga menyampaikan, setelah “insiden Guang Ta Hsin”, Taiwan dan Filipina juga telah mencapai konsensus, untuk menegakkan hukum maritime, tidak mengunakan kekuatan senjata dalam penyelesaian; dari uraian penjelasan dua contoh di atas, terbentuknya struktur “Inisiatif Perdamaian Laut Timur” yang menunjukkan pengurangan signifikan sengketa Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan.

Presiden Ma Ying-jeou juga mengunakan contoh pengalaman Luat Eropa Utara, sengketa negara-negara yang akhirnya dapat bersama-sama mengembangkan sumber daya dan terbentuklah “Brent Crude”, seiring dengan itu juga meredakan masalah besar menjadi mereda, pres Ma berharap Laut Timur dan Laut Selatan nantinya dapat bergerak ke arah seperti pengalaman Laut Utara.

Presiden Ma mengatakan:Ketika masalah terjadi, jika kita dapat mengunakan penalaran, menyisihkan dulu sengketa, memfokuskan perhatian pada berbagi sumber daya, seperti yang kita katakan, kedaulatan tidak dapat dipilah tetapi sumber daya dapat dinikmati bersama. Saat mempromosikan kerjasama pengembangan sumber daya, setelah sumber daya dapat dinikmati bersama, sebenarnya ini juga berarti mengurangi beratnya masalah, pada wilayah perairan, masalah seperti ini sangat banyak, kita dapat berupaya keras untuk mengarah ke arah ini.

Dunia luar menaruh perhatian pada perubahan struktur pemerintahan, apakah akan membentuk kementerian kelautan? Presiden Ma Ying-jeou mengutarakan, pada awalnya memang ada rencana membentuk kementerian kelautan, tetapi kendalanya cukup besar, oleh karena itu terlebih dulu diputuskan membentuk dewan kelautan baru kemudian membentuk kementerian kelautan. Pres Ma menyampaikan, sama seperti dewan pertanian, dewan ketenagakerjaan yang ditingkatkan menjadi kementerian pertanian dan kementerian ketenagakerjaan, saat ini terlebih dulu membentuk dewan kelautan, nanti baru ditingkatkan menjadi kementerian kelautan. 

Komentar

Terbarumore