(Taiwan, ROC)- Mahasiswa universitas nasional Taiwan(NTU), Chen Hao-yang (陳皓揚) sebelumnya melakukan tindakan penyiksaan terhadap kucing “big orange”, telah dicatat melanggar aturan oleh pihak sekolah, pihak berwajib juga menyampaikan ke jalur hukum. Akan tetapi Chen Hao-yang kembali melakukan aksi serupa, saat berada di distrik Wenshan kota Taipei menciduk kucing dan menyiksanya hingga tewas, tindakannya memicu amarah masyarakat.
Lin Ta-te profesor dari NTU pada pagi hari ini(30/8) mengatakan, terhadap tindakan dari Chen Hao-yang, komite murid intensif akan berdasarkan aturan sekolah pasal 10, ayat 6, "melakukan tindakan hukum pidana, putusan bersalah dari pengadilan dan berbukti maka akan memberlakukan hukuman untuk berhenti sekolah.
Lin Ta-te mengatakan, “dikarenakan ini merupakan kejahatan berulang kali, sehingga komite displin sekolah menangani hal ini berdasarkan aturan sekolah yang berlaku. Pihak NTU menyampaikan atas kejadian pertama kali ini kembali memohon maaf sedalam-dalamnya.”
NTU menekankan, Chen Hao-yang jika selanjutnya memerlukan bimbingan konsultasi, pihak NTU juga bersedia memberikan bantuan, pihak sekolah mengharapkan agar Chen bisa mendapat perawatan psikolog secara medis, merubah pola pikiran dan tindakannya serta bertanggung jawab secara hukum atas segala perbuatannya.