History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Angka pengangguran Taiwan Juli 2016 mencatat level tertinggi untuk 23 bulan terakhir

  • 22 August, 2016
  • Editor
Angka pengangguran Taiwan Juli 2016 mencatat level tertinggi untuk 23 bulan terakhir
Ilustrasi: Angka pengangguran Taiwan Juli 2016 mencatat level tertinggi untuk 23 bulan terakhir

(Taiwan, ROC) Angka pengangguran Taiwan Juli 2016 meningkat 0,1% dibandingkan sebulan sebelumnya menjadi 4,02%, level tertinggi untuk 23 bulan terakhir, demikian berdasarkan statistik yang dirilis Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) di bawah Yuan Eksekutif pada hari Senin, 22 Agustus.

DGBAS mengemukakan, jumlah orang yang menganggur bertambah sebanyak 13.000 menjadi 472.000 orang pada bulan Juli, pada hakekatnya disebabkan oleh terjunnya pelajar yang tamat sekolah ke lapangan kerja.

Dibandingkan bulan yang sama setahun sebelumnya, angka pengangguran Juli 2016 mencatat kenaikan sebanyak 0,2%, dan merupakan angka paling tinggi sejak Agustus 2014 ketika dia mencatat rekor tinggi 4,08%, jelas DGBAS.

Sementara itu, angka partisipasi tenaga kerja pada bulan Juli mencapai 58,84%, 0,16% lebih tinggi dibandingkan Juni; tapi kalau dihitung berdasarkan perhitungan musim, angka pengangguran Juli adalah 3,96%, hampir tidak ada perbedaan dengan Juni.

Pejabat DGBAS Pan Ning-hsin (潘寧馨) mengatakan, “Ketika melihat angka pengangguran, sebenarnya yang kita lihat adalah angka setelah dikurangi perhitungan musim. Usai perhitungan musim, angka pengangguran Juli tidak berbeda dari sebulan sebelumnya, sama-sama 3,96%. Dalam arti kata, kalau unsur musim tidak diperhitungkan, misalnya efek terjunnya pelajar ke lapangan kerja, tidak terjadi perubahan dalam situasi lapangan kerja mau pun angka penggangguran Juni dan Juli.”

Juga menurut DGBAS, kalau dihitung berdasarkan usia, angka pengangguran tertinggi yakni 12,45% tercatat oleh kelompok tenaga kerja berusia 15-24 tahun, disusul dengan 4,1% yang dicatat oleh kelompok 25-44 tahun, dan 2,3% untuk kelompok berusia 45-65 tahun.

Komentar

Terbarumore