(Taiwan, ROC) Jarak waktu penyelenggaraan Universiade Taipei 2017 hanya tinggal 1 tahun lagi, walikota Taipei, Ko Wen-je hari Sabtu (20/8) saat menerima wawancara radio menyampaikan, jika ingin mengunakan satu kalimat untuk mengungkapkan target pesta olah raga dunia adalah “agar dunia lebih melihat Taiwan yang lebih baik”. Ia menekankan, dengan penyelenggaraan pesta olah raga dapat menampilkan perangkat lunak dank eras Taipei, menginternasionalkan dan menjadikan kota Taipei sebagai kota layak huni. Ko Wen-je juga berharap bagi melalui pertandingan olah raga ini dapat mengobati terpecahbelahnyamasyarakat sosial.
Kota Taipei tengah mempersiapkan menyambut penyelenggaraan Universiade Taipei 2017, walikota Taipei, Ko Wen-je ,hari Sabtu (20/8) dalam wawancara khusus sebuah stasiun radio membeberkan, dengan “agar dunia lebih melihat Taiwan yang lebih baik” sebagai ungkapan harapan dari penyelenggaraan pesta olah raga dunia. Ko Wen-je mengungkapkan, agar sebelum dunia melihat Taiwan, terlebih dulu melihat perangkat lunak dan keras dari Taipei sebagai ibukota Taiwan, melalui penyelenggaraan pesta olah raga ini, namun berhubung jarak waktu antara mulai menjabat sebagai walikota ke pesta olah raga hanya kurang dari 3 tahun saja, tidak memiliki cukup waktu mendirikan fasilitas olah raga berskala besar, hanya mendirikan beberapa lapangan baru untuk tennis, bola basket dan lainnya selebihnya tetap menggunakan fasilitas perangkat keras lama yang diperbaharui saja.
Namun walikota Ko juga mengungkapkan, selain fasilitas olah raga, beberapa waktu ini tengah melakukan inventarisasi untuk memperbaiki fasilitas perangkat lunak dan keras dari lingkungan sekitarnya, agar kota Taipei semakin internasional. Ko Wen-je mengatakan, “Sebenarnya banyak sekali yang dapat dirincikan pemerintahan kota Taipei, sekarang ini secaa serentak diserahkan pada instansi terkait untuk bersama-sama dikerjakan, dari merapikan jalan sampai ke rambu lalu lintas, dari taman hingga ke papan petunjuk, juga lampu dan lainnya, banyak yang harus diganti menjadi LED, sehingga dunia semakin melihat kelebihan Taiwan, yang pertama Taiwan sendiri ingin semakin baik, Taipei semakin menjadi kota layak huni, ke dua adalah ingin agar dunia melihat Taiwan.”
Ko Wen-je juga mengungkapkan, olah raga tidak membeda pan biru atau hijau, tidak membedakan etnis, agama dan kepercayaan, bahkan bisa memperbaiki dan mengobati masyarakat sosial yang terpecah belah, untuk itu diharapkan dengan penyelenggaraan perlombaan olah raga dunia, dalam jangkat panjang juga dapat mengobati keterpecahbelahnya masyarakat sosial Taiwan.