(Taiwan, ROC) Wakil Presiden Chen Chien-Jen bersama istrinya tanggal 18 Agustus malam menghadiri jamuan makan bersama dengan Tionghoa Perantau di Flushing dan New York, Amerika Serikat. Dalam kata sambutan Chen Jian-ren menyampaikan, Taiwan berupaya keras mempromosikan “amal kemanusiaan” dengan memberikan bantuan pada negara-negara yang membutuhkan, pemerintah juga mendorong reformasi penting masyarakat, yang diperlukan lagi adalah pengawasan dan saran dari para Tionghoa Perantau.
Mengakhiri program “Sayap Ren”dengan kunjungan kenegaraan ke Dominika, Wakil Presiden Chen dan rombongan kembali transit di New York, Amerika Serikat. Pada tanggal 18 Agustus siang waktu setempat mengunjungi Museum Peringatan 11 September, pada malam harinya mengikuti santap malam bersama Tionghoa Perantau, ditemani oleh Ketua AIT, Raymond Burghardt dan Ketua Kantor Perwakilan ROC untuk AS, Kao Shuo-tai dan Ketua Kantor Ekonomi dan Budaya Taipei di New York, Hsu Li-wen dan lainnya.
Berdasarkan apa yang disampaikan oleh pemimpin Tionghoa Perantau, Burghardt memuji Presiden Tsai yang memilih Chen Chien-jen sebagai wakil president, merupkana tangan kanan yang paling tepat, Chen Chien-jen yang pernah mengecap pendidikan di Amerika Serikat, adalah seorang dokter ternama internasional, diyakini dapat meningkatkan pengaruh Taiwan di dunia internasional.
Dalam kata sambutannya Chen Chien-jen menekankan, Taiwan dari menerima bantuan internasional berubah peran menjadi pemberi sumbangsih, sudah pasti ada kemampuan memberikan sumbangsih pada masyarakat internasional, seperti contohnya pendirian pusat listrik tenaga solar, rumah sakit, sekolahan dan lain sebagainya di Dominika yang semua ini sebagai promosi keluar “kemanusiaan” untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Chen Chien-jen juga menyampaikan, Presiden Tsai tengah berupaya keras untuk melakukan reformasi penting seperti dana pensiun nasional, sangat membutuhkan bantuan dan dukungan dari Tionghoa Perantau di seluruh dunia, memerlukan saran dan bantuan untuk memonitor.
Berdasarkan pemahaman bilateral Taiwan dan Amerika Serikat, wakil presiden ROC dalam transitnya di AS tidak boleh mengadakan kegiatan terbuka, jamuan makan malam juga tidak terbuka untuk umum, hadirin yang datang tidak boleh membawa telepon genggam atau kamera, namun pada saat makan malam berakhir, wakil presiden Chen mengabadikan foto dengan para pemimpin Tionghoa Perantau. Setelah jamuan makan malam berakhir, rombongan delegasi diantar langsung ke bandara internasional untuk kembali pulang ke Taiwan dengan diantar oleh Ketua AIT, Raymond Burdghart.