(Taiwan, ROC) – Menteri Perekonomian Lee Chih-kung pada hari Kamis tanggal 18 Agustus menghadiri seminar diskusi pendanaan sumber energi ramah lingkungan APEC. Sehubungan dengan pertanyaan yang diajukan oleh wartawan terkait dengan perkembangan pembangunan sarana penyediaan listrik saat kondisi darurat, Lee menjawab bahwa pemerintah telah memprogramkan dana biaya sebesar NT$ 9,6 milyar. Namun pembangunan tersebut menyangkut berbagai elemen, termasuk susunan struktur internet, program penataan sistim penyediaan listrik, dan perpaduan elemen lainnya, sehingga memerlukan berbagai diskusi dan pembahasan dengan berbagai pihak terkait. Usai diskusi baru dapat masuk ke dalam tahap penyediaan dana dan keputusan baru dapat diambil usai prosedur tahap awal tercapai.
Lee Chih-kuang mengatakan, “Pihak Tokyo Electric Power telah menghubungi kami, dan akan ada rencana untuk melakukan kunjungan ke perusahaan terkait di Jepang. Selain itu dari perusahaan GE, juga telah mengutus staf terkait untuk membahas program terkait. Oleh sebab itu, program rencana ini akan dapat segera mencapai tahap pengambilan keputusan.”