History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan-Kanada Bersama Memandang Ketidakadilan Penduduk Pribumi

  • 06 August, 2016
  • Editor
Taiwan-Kanada Bersama Memandang Ketidakadilan Penduduk Pribumi
Taiwan-Kanada Bersama Memandang Ketidakadilan Penduduk Pribumi

(Taiwan-ROC) – Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 1 Agustus lalu menyampaikan permintaan maaf kepada para Penduduk Pribumi Taiwan dan mendirikan “Dewan keadilan sejarah dan peralihan Penduduk Pribumi Taiwan”. Dilain pihak, pemerintah Kanada juga pada tanggal 3 Agustus mendirikan “Dewan Investigasi Penduduk Pribumi wanita yang hilang dan korban”. Melihat kejadian bersejarah ini, Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Kanada, Charlie Wu (吳榮泉), secara khusus menuliskan surat usulan dan respon kepada media Kanada.

Salah satu media setempat, Ottawa Citizen, pada tanggal 5 Agustus memuat surat dari Charlie Wu dan menuliskan judul, “Taiwan Secara Resmi Memperhatikan Ketidakadilan Penduduk Pribumi.”

Dalam suratnya, Charlie Wu selain menyatakan dukunganya kepada pemerintah Kanada yang mendirikan Dewan Investigasi Penduduk Pribumi wanita yang hilang dan korban, juga menjelaskan, Tsai Ing-wen, Presiden wanita pertama Republik Tiongkok, dimana yang mempunyai latar belakang penduduk pribumi dan etnis hakka, pada hari sebelumnya mewakili pemerintah, menyampaikan permintaan maaf atas beban dan ketidakadilan yang dialami oleh seluruh penduduk pribumi selama kurang lebih 400 tahun.

Charlie Wu mengatakan, Presiden Tsai mengumumkan, Kantor Kepresidenan akan membentuk Dewan keadilan sejarah dan peralihan Penduduk Pribumi Taiwan, dan beliau akan menjadi penanggung jawabnya, bersama dengan para perwakilan penduduk pribumi menegakkan keadilan sejarah. Ini adalah lingkup demokratis yang mana akan menyelesaikan ketidakadilan masa lalu untuk menjadi contoh ke arah yang lebih baik dimasa datang.

Charlie juga mengatakan, Kanada dan Taiwan sama-sama negara demokratis, mempunyai nilai dan tantangan universal yang serupa. Kedua belah pihak telah menanda tangani nota kerjasama pertukaran penduduk pribumi, diharapkan mendatang dapat saling belajar menambah hak dan kesejahteraan penduduk pribumi.

Topik penduduk pribumi di Kanada telah menjadi perhatian banyak pihak selama ini. Baik itu pendidikan, kekerasan pada wanita, pembunuhan dan permasalahan hilangnya penduduk pribumi, diharapkan adanya perbaikan. Sejak partai demokrasi menjabat pemerintahan baru akhir tahun lalu, segera mengatur anggaran untuk perbaikan permasalahan penduduk pribumi.

Badan Urusan Penduduk Pribumi Kanada pada tanggal 3 Agustus mengumumkan, secara resmi mendirikan Dewan Investigasi Penduduk Pribumi wanita yang hilang dan korban, akan resmi beroperasi pada tanggal 1 September. Diperkirakan sebelum musim gugur tahun depan akan menyampaikan laporan investigasi dan pada tahun 2018 akan mengumumkan laporan resminya.

Komentar

Terbarumore