(Taiwan, ROC) Ketua Yuan Legislatif, Su Chia-chyan yang memimpin rombongan legislator berkunjung ke Jepang, dimana kunjungan selama 4 hari ini berakhir kemarin (4/8). Su Chia-chyan ketika menerima wawancara CNA menyampaikan, rombongan delegasi yuan legislative kali ini terdiri dari 13 orang legislator yang diutus dan 9 orang legislator yang mengeluarkan biaya sendiri untuk mengikuti kunjungan ke Jepang ini, dengan pengaturan dari kantor perwakilan setempat, rombongan bertemu dengan kader pemerintah dan partai terkemuka untuk saling bertukar pandangan dan membahas berbagai masalah yang diprihatinkan masyarakat .
Mengungkit pertukaran politik dengan Jepang, Su Chia-chyan menyampaikan, karena kebetulan pada saat kunjungan ini, semua anggota parlemen Jepang berada di Tokyo, sehingga delegasi bisa bertemu dan melakukan pembicaraan dengan semua, termasuk wakil, sekjen Partai Demokrat liberal, perwakilan dari partai oposisi terbesar, Partai Demokrat Jepang.
Isu yang dibicarakan seperti masalah hak perikanan, produk makanan Jepang yang diekspor ke Taiwan, produk pertanian Taiwan yang dipasarkan di Jepang dan lainnya, selain itu kedua belah pihak juga membicarakan upaya meningkatkan wisatawan, berharap wisatawan Jepang yang berkunjung ke Taiwan dapat ditingkatkan menjadi 12 juta orang.
Su Chia-chyuan mengatakan, topik yang dibicarakan legislator Taiwan dengan anggota parlemen Jepang sangat luas, seperti pembicaraan “mempromosikan pertukaran ekonomi dan budaya legislator muda Jepang dan Taiwan” dengan delegasi yang dipimpin oleh Nobuo Kishi, adik dari Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang mana beberapa dari rombongan delegasi adalah pejabat pemerintah.
Su Chia-chyuan mengemukakan, pada tanggal 3 Agustus malam, dalam jamuan makan malam antar partai Jepang, hadir 100 lebih anggota parlemen Jepang, suasana yang hangat memperlihatkan keakraban di antara mereka.
Su Chia-chyuan membeberkan, banyak topi yang dibahas dan semuanya memperlihatkan masa depan yang optimis, termasuk di masa mendatang, keikutsertaan Jepang dalam Kemitraan Trans Pasifik (TPP), yang mana selama pertemuan berlangsung telah meminta pihak Jepang untuk membantu Taiwan dalam upaya bergabung dalam TPP agar dapat bersama-sama memperjuangkan kemakmuran.