Pengadilan Daerah Taipei hari Senin dini hari membalikkan putusan sebelumnya dan menyetujui tuntutan pihak kejaksaan bahwa Chao Teng-hsiung, direktur Perusahaan Perkembangan Tanah Farglory, akan tetap ditahan dan dilarang ditemui atas keterlibatannya dalam skandal penyuapan suatu proyek konstruksi perumahan umum di kabupaten Taoyuan.
Juga turut ditahan adalah Wei Chun-hsiung, seorang eksekutif senior lain dari Farglory, sementara mantan wakil bupati Taoyuan Yeh Shih-wen juga telah ditahan karena diduga menerima penyuapan dari Farglory sebanyak NTD16 juta untuk melancarkan tender proyek senilai NTD1,3 milyar tersebut bagi Farglory.
Juru bicara Kejaksaan Daerah Taipei Huang Mou-xin percaya, diajukannya barang saksi tambahan bahwa Chao dan Wei sedang berusaha menghapuskan bukti tindak penyuapan mereka adalah faktor utama yang membuat pengadilan membalikkan putusan sebelumnya membebaskan kedua tersangka dengan uang jaminan masing-masing NTD5 juta dan NTD1 juta.
Huang mengatakan, “Jaksa yang menangani kasus ini menemukan sejumlah barang saksi upaya penghapusan bukti tindak pidana, maka segera mengajukannya kepada pihak pengadilan. Ini adalah penyebab utama pengadilan membalikkan putusan sebelumnya.”
Di lain pihak, pengacara Chao dan Wei mengemukakan, klien mereka telah menerangkan kenyataan kepada pihak pengadilan, maka sangat terjejut dan tidak bisa menerima putusan terakhir, maka segera mengajukan naik banding.