History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pramugari Pesawat Presiden Dikeluarkan Dari Serikat Buruh, Presiden Minta CI Peduli

  • 03 August, 2016
  • Editor
Pramugari Pesawat Presiden Dikeluarkan Dari Serikat Buruh, Presiden Minta CI Peduli
Juru Bicara istana kepresidenan Huang Chung-yen (黃重諺)

(Taiwan, ROC) – Serikat Pramugara/i Taoyuan berencana untuk mengeluarkan sejumlah pramugara/i yang salah satunya juga ikut terbang dalam lawatan kenegaraan Presiden Tsai Ying-wen di “Program Ying-Hsiang”. Juru Bicara istana kepresidenan Huang Chung-yen (黃重諺) hari ini mengutip bahwa, Presiden Tsai Ying-wen telah mengetahui dan sangat prihatin terhadap hal itu, presiden menilai, pramugara/i pesawat presiden tidak boleh diperlakukan dengan tidak adil.

 

Jubir Huang menyampaikan : Beliau mengatakan bahwa “Progam Ying-Hsiang” adalah misi diplomasi penting negara, sangat berterima kasih atas jerih payah seluruh kru yang bekerja demi diplomasi, sehingga menilai, mereka tidak boleh mendapat perlakuan yang tidak adil, untuk itu, lewat pejabat terkait, telah meminta perusahan China Airlines (CI) untuk melindungi hak-hak mereka.

 

Aksi mogok kerja CI yang lalu adalah diprakarsai oleh Serikat Pramugara/i Taoyuan, mereka menuntut kesejahteraan karyawan, seperti subsidi perjalanan dinas perjam dari US$ 2 dinaikan tahun ini menjadi US$ 4/jam, tahun depan menjadi US$ 5/jam, namun ini hanya berlaku untuk anggota serikat.

 

Namun di hari mogok kerja kebetulan bersamaan dengan kunjungan kenegaraan preisden ke negara sahabat yang didampingi oleh 10 kru pesawat. Kemarin (2/8) terdengar kabar, mereka dikeluarkan dari serikat buruh. Apabilah hal itu terjadi maka, masing-masing kru akan mengalami kekurangan subsidi dari perusahaan CI sekitar NT$ 12.000/bulan.

 

Berkaitan dengan kabar itu, Sekretaris Jenderal Serikat Lin Cia-wei hari ini mengklarifikasi bahwa keputusan ini tidak mengkhususkan kepada kru pesawat presiden dan disaat yang bersamaan hal itu masih belum diputuskan. Lin menuturkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa, yang bersangkutan boleh mengajukan surat naik banding di akhri bulan Juli, atau Kamis depan, namun sampai saat ini baru 4 orang yang mengajukan dimana 3 diantranya adalah 3 kru pesawat presiden.

 

Ketika ditanya apakah dapat menerima alasan karena sedang bertugas untuk “pesawat presiden”? Sampai saat ini belum ada respon. Namun Lin menegaskan, “Serikat tidak kejam” dan sudah memutuskan untuk dalam rapat berikutnya membahas, apakah membuka kembali penerimaan anggota baru untuk bisa menikmati hak yang ada.

Komentar

Terbarumore