History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kinerja Pemerintah Baru, Pembersihan Narkoba Naik 2 Kali Lipat

  • 03 August, 2016
  • Editor
Kinerja Pemerintah Baru, Pembersihan Narkoba Naik 2 Kali Lipat
Kinerja Pemerintah Baru, Pembersihan Narkoba Naik 2 Kali Lipat

(Taiwan, ROC) – Pencegahan narkoba dan pemberantasan tindak penipuan menjadi tugas utama kepolisian Taiwan. Berkaitan hal itu, Kementerian Dalam Negeri menyampaikan, sejak pemerintah baru menjabat per 20 Mei yang lalu sampai dengan 31 Juli telah berhasil menyita 2.500 Kg narkoba, bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu meningkat 2 kali lipat, sedangkan jumlah pemberantasan pelaku penipuan dibandingkan tahun lalu juga mengalami peningkatan.

Kemdagri menuturkan, sekarang adalah masa liburan musim panas, guna menyediakan lingkungan yang aman kepada kaum muda-mudi, Biro Investigasi Kejahatan, Direktorat Kepolisian (CIB) sebagai lembaga pelaksana progam pemberantasan narkoba nasional yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Agung Taiwan, dari tanggal 20 Mei hingga 31 Juli sudah berhasil menangani lebih dari 12 ribu kasus narkoba, dibandingkan tahun sebelumnya di periode yang sama bertambah 2 ribu kasus. Berhasil menangkap lebih dari 13 ribu pelaku, dibandingkan tahun sebelumnya bertambah lebih dari 2 ribu orang. Total narkoba yang disita mencapai 2.448 Kg, dibandingkan tahun sebelumnya naik seribu Kg.

Untuk pemberantasan kasus penipuan, Kemdagri menyampaikan, sudah berhasil menangkap 898 orang yang terlebibat dalam 75 kasus terkait, untuk ini juga mengalami kenaikan. Selain itu, untuk meningkatkan kekuatan pemberantasan kejahatan penipuan, CIB juga sedang merencanakan untuk mendirikan “Pusat pemberantasan kejahatan penipuan”, mengintegrasikan seluruh inteljen terkait sehingga pemberantasan dapat dilakukan dengan maksimal, sebagai tanda tekad bulat pemerintah.

Disampaikan pula bahwa, Ditjen Kepolisian selain menggunakan peralatan dan teknologi yang tinggi juga menyediakan saluran pengaduan khusus “165” serta menjalin kerjasama dengan Kantor Catatan Sipil, Toko-toko waralaba serta lembaga keuangan, apabila ada pengiriman uang yang dianggap janggal agar segera memberikan perhatian kepada nasabah dan mengingatkan untuk berhati-hati. Kepolisian juga lewat sistem catatan sipil segera melacak alamat tempat tinggal korban, segera menghubungi keluarganya sehingga terhindar dari kerugian dari aksi penipuan.

Komentar

Terbarumore