History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taipower: Koordinasikan Sumber Listrik Tenaga Air asal Masyarakat Umum

  • 29 July, 2016
  • Editor
Taipower: Koordinasikan Sumber Listrik Tenaga Air asal Masyarakat Umum
Taipower: Koordinasikan Sumber Listrik Tenaga Air asal Masyarakat Umum

(Taiwan, ROC) – Penggunaan listrik di Taiwan terus mengalami peningkatan dalam kurun waktu terdekat ini. Untuk tanggal 28 Juli, jumlah penggunaan listrik per hari telah mencatat rekor tertinggi yakni sebesar 36 juta KW. Sekalipun untuk hari Jumat tanggal 29 Juli, penggunaan listrik per hari tercatat lebih rendah dibanding hari sebelumnya, yakni sebesar 35,8 juta KW, namun pihak teknisi perusahaan listrik negara atau Taipower, Hsiao Jin-yi, menyampaikan bahwa dalam situasi kondisi suhu yang terus memanas seperti saat ini, maka jumlah penggunaan listrik akan terus mencatat rekor tertinggi yang baru.

Hsiao Jin-yi menjelaskan beberapa mesin pembangkit listrik kini telah dioperasikan kembali, sehingga mampu menghasilkan listrik sebanyak 37 juta KW, bahkan mampu mencapai 38 juta KW. Jika melihat total jumlah penggunaan listrik pada tanggal 28 Juli yang lalu, yakni sebesar 37,35 juta KW, masih terdapat cadangan listrik sebanyak 1,16 juta KW. Pihak Taipower yakin bahwa sekalipun terjadi pelonjakan penggunaan listrik, tetap masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, dan tidak perlu mengkhawatirkan mengenai masalah keterbatasan listrik yang dimiliki.

Dalam mengantisipasi penggunaan listrik yang terus mengalami peningkatan, Hsiao Jin-yi mengemukakan bahwa saat ini pembangkit listrik tenaga nuklir PLTN 1 dan PLTN 2 masih tidak dapat difungsikan secara normal, sehingga akan menggunakan sistim peraturan dan undang-undang penggunaan listrik, meminta semua pihak dapat melakukan penghematan. Jika masih tidak dapat menyelesaikan masalah kebutuhan listrik yang semakin besar, maka tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan koordinasi dengan pihak instansi perairan, dengan menggunakan empang atau waduk untuk mengoperasikan penggunaan tenaga air sebagai sumber pembangkit listrik.

Hsiao Jin-yi mengatakan,  “Untuk sehari-hari, saat situasi tengah berada dalam kondisi kesulitan akan pengadaan kebutuhan listrik, maka kami akan melakukan komunikasi dengan pihak instansi pemberdayaan perairan yang ada, yakni dengan memberikan ijin kepada kita untuk menggunakan tenaga air sebagai pembangkit listrik setiap selang satu atau dua jam, agar dapat mengumpulkan sumber listrik sedikit demi sedikit.”

Pihak Taipower sendiri juga meminta kepada masyarakat untuk dapat melakukan penghematan penggunaan listrik, khususnya dari jam satu siang hingga jam tiga sore, misalnya dengan melakukan pengaturan suhu ruangan, yang semula disarankan 27 derajat menjadi 28 derajat celcius.

Komentar

Terbarumore