History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Jokowi perintahkan bandara-bandara kecil segera diperluas

  • 22 July, 2016
  • Editor
Presiden Jokowi perintahkan bandara-bandara kecil segera diperluas

(RTI/ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan bandara-bandara kecil rintisan segera dibangun dan diperluas termasuk sejumlah bandara yang berada di Provinsi Jambi.

Presiden Jokowi saat meresmikan Terminal Bandar Udara Sultan Thaha Jambi, Kamis, mengatakan Bandara Sultan Thaha sebagai "pilot project" pengembangan bandara kecil oleh pemerintah sangat perlu diperluas lagi.

"Saya perintahkan Menteri BUMN, Dirut Angkasa Pura yang rencananya akan mulai diperluas lagi 2019, karena saya mendengar langsung dari Pak Gubernur (Jambi) bahwa pertumbuhannya 27 persen pertahun, ini harus diantisipasi maju jangan sampai penumpang sudah meluber baru dibangun," kata Presiden.

Ia memerintahkan jajarannya untuk memajukan pembangunan bandara rintisan tersebut pada awal 2017. Menurut dia, tidak boleh ada jeda keterlambatan membangun karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi terus bergerak.

Oleh sebab itu, Presiden memerintahkan agar terminal bandara diperluas dan runway juga diperpanjang jika memang diperlukan.

Ia juga meminta agar bandara-bandara kecil di sekitar Sultan Thaha seperti yang ada di Muarabungo dan Kerinci agar pada 2017 seluruhnya dibangun dan diselesaikan terminal dan runwaynya.

Keberadaan bandara yang memadai, akan mempercepat mobilitas, transportasi, angkutan orang dan barang, sehingga efisiensi semakin baik maka kemudian arahnya bisa dengan lebih mudah memenangkan persaingan.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan pihaknya mendorong pembangunan terminal bandara tersebut menjadi embarkasi gaji sekaligus mendorong mobilitas orang dan barang.

Sementara itu Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan total biaya pembangunan Bandara Sultan Thaha yang baru sebesar Rp236 miliar dengan kapasitas 1,6 juta penumpang dan luas terminal 12.000 m2.

Dalam puncak acara peresmian, Presiden Jokowi menekan tombol sirine dan menandatangani prasasti didampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Dirut AP 2 Budi Karya.

Komentar

Terbarumore