(Taiwan, ROC) –Perihal isu yang dibahas oleh partai berkuasa dan oposisi dalam sidang Yuan Legislatif pada hari ini(19/7), partai Kuomintang(KMT) hadir terakhir dan mempertanyakan rapat darurat penanganan aturan aset partai yang tidak adil, maka rapat pembahasan partai berkuasa dan oposisi tidak menemukan titik kesepakatan. Ketua Yuan Legislatif Su Chia-chuan mengatakan, akan berlanjut mengadakan rapat dan mengundang partai oposisi sekali lagi pada hari besok, jika masih belum mendapat kesepakatan maka akan berdasarkan diskusi untuk memutuskan agenda pertemuan.
“Aturan penanganan aset partai yang tidak benar” belum dapat diloloskan dalam rapat persiapan sidang Yuan Legislatif, partai Demokrat Progresif(DPP) merapikan dan mengusulkan pada tanggal 20 hingga 29 melangsungkan sidang darurat untuk meninjau lebih lanjut “aturan penanganan aset partai yang tidak benar”.
Anggota partai kaukus oposisi Yuan Legislatif pada tanggal 19 Juli pertama kalinya hadir dalam sidang pembahasan darurat, akan tetapi partai KMT datang terlambat, sekretaris partai KMT Lin De-fu mempertanyakan aturan penanganan aset partai bersifat tidak adil, jika partai DPP meloloskan berdasarkan mayoritas, pihak partai KMT juga tidak berdaya. Lin De-fu mengatakan, metode sidang pembahasan berjalan, pihak KMT tidak berkomentar, akan tetapi juga wajib meminta kepada Presiden Tsai Ing-wen melaporkan kepada kongres guna memasukkan agenda pembahasan darurat. Lin De-fu mengatakan, Yuan memutuskan, mereka kelompok mayoritas, sementara kami punya tidak diloloskan. Akan tetapi hasil putusan tidak diloloskan, kami juga mengutarakan pendapat kami, dikarenakan warga setempat yang lebih terfokus pada kedaulatan pulau Taiping.”