(Taiwan, ROC) Setelah pergantian pemerintahan pada tanggal 20 Mei, sering terdengar bahwa jumlah wisman Daratan Tiongkok semakin mengecil, baru-baru ini isu dari internet memberitahukan pada tanggal 20 Juli pihak pemerintah Daratan Tiongkok menghentikan seluruh warga Daratan Tiongkok untuk berkunjung ke Taiwan. Sehubungan dengan hal ini, kantor perwakilan di Beijing divisi pariwisata pada tanggal 18 Juli 2016 mengeluarkan pers rilis sebagai klarifikasi Chang Shi-chung(張錫聰) selaku wakil dirjen pariwisata pada tanggal 19 Juli 2016 saat menerima wawancara dari media, ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar
Chang Shi-chun mengatakan, “dikarenakan kami sendiri menerima pendaftaran dari grup wisatawan asal Daratan Tiongkok, semuanya adalah setelah tanggal 20, semuanya grup wisata telah tiba. Pada tanggal 20 Juli diprakirakan ada wisman asal Daratan Tiongkok sejumlah 4.018 orang, sementara ini tercatat pada tanggal 21 Juli terdapat 2.366 orang, pada tanggal 22 Juli sebanyak 2.206 orang, kemudian dan seterusnya akan bertambah, maka ini adalah fakta, mereka yang sudah terdaftar mengunjungi Taiwan menjadi suatu fakta, ini membuktikan bahwa terdaftar pada tanggal 20 dan tidak akan menghentikan semua kunjungan.”
Chang Chi-chung mengatakan, jumlah pengunjung asal Daratan Tiongkok yang tercatat membuktika grup wisata tetap berjalan dan pihak Taiwan tetap menerima pengajuan serta pelaporan wisman Daratan Tiongkok yang akan berkunjung ke Taiwan. Sebagai contohnya dalam 2 hari ini pada tanggal 18 Juli terdapat 3.758 wisman Daratan Tiongkok dan tanggal 19 Juli ada 3.572 orang, baik yang datang secara per grup wisata maupun wisata bebas.
Chang shi-chung menekankan, jumlah wisata bebas pada bulan Mei dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya mengalami peningkatan 12,2%, bulan Juni dibandingkan dengan tahun lalu meningkat 7,7%, dilihat dari angka yang tercatat membuktikan rumor tidak benar, ia mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir.