(Taiwan, ROC) Komisi Pengawas Keuangan (FSC) akan mengadopsi mekanisme latihan keamanan informasi dari luar negeri untuk menguatkan pencegahan pembocoran keamanan informasi perbankan serta kemampuan memberantas kejahatan penipuan.
Hal tersebut diungkapkan oleh legislator Tseng Ming-chung (曾銘宗) pada hari Senin, 18 Juli, menanggapi terjadinya kasus pencurian mesin ATM Bank Pertama di Taiwan oleh komplotan kriminal internasional.
Tseng yang pernah menjabat sebagai Kepala FSC menegaskan, kasus tersebut membuktikan pentingnya penguatan keamanan informasi serta latihan bersangkutan bagi pegawai perbankan.
Tseng mengatakan, “Latihan pencegahan kejahatan yang menyangkut keamanan informasi ini sudah dilaksanakan di luar negeri, juga akan dipromosikan di dalam negeri, agar personel perbankan bisa lebih mengetahui berbagai cara yang mungkin dipakai oleh kriminal. Mekanisme ini dulu belum ada, tapi pasti akan diadopsi di masa depan.”
Tseng juga menekankan, peristiwa kali ini membuktikan komplotan kriminal internasional semakin terorganisir, maka ada perlunya bagi pencegahan kejahatan semacam ini untuk diperkuat.