(Taiwan, ROC) Sejumlah 74.082 pasangan di Taiwan menikah pada paruh tahun pertama 2016. Di antaranya, 13,1% adalah pernikahan antara pengantin warga Taiwan dan warga asing, berarti satu dari setiap delapan pernikahan adalah pernikahan antar negara, demikian berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Kementrian Dalam Negeri (MOI), Minggu, 16 Juli.
Menurut laporan tersebut, jumlah pernikahan yang tercatat dalam enam bulan pertama 2016 berkurang 4.407 dari kurun waktu yang sama tahun lalu, sementara jumlah pernikahan antar negara juga berkurang 174 banding priode yang sama tahun lalu menjadi 9.791.
Data MOI menemukan, 44,9% dari pernikahan antar negara tersebut adalah pernikahan pengantin warga Taiwan dengan pengantin dari Daratan Tiongkok, Hong Kong dan Makau, sedangkan 31,8% adalah pernikahan dengan pengantin dari negara-negara Asia Tenggara.
MOI juga menemukan, mayoritas pernikahan antar negara itu berlangsung antara lelaki Taiwan dan wanita asing, di mana 54,5% lelaki Taiwan menikah dengan wanita Daratan Tiongkok, Hong Kong dan Makau, 25,4% menikah dengan wanita Vietnam, dan 4,6% menikah dengan wanota Indonesia.
Dalam kurun waktu yang sama, 16% wanita Taiwan menikah dengan lelaki Daratan Tiongkok, Hong Kong dan Makau, 13,2% menikahi lelaki Jepang, dan 12,4% menikahi lelaki Amerika.