(Taiwan, ROC) Putusan arbitarase laut Tiongkok Selatan akan dirilis pada malam hari ini, Perdana Menteri Lin Chuan pada hari ini(12/7) menekankan, Taiwan berpegang teguh pada kedaulatan kepulauan Laut Tiongkok Selatan, walaupun hasil arbitrase tidak menguntungkan bagi Taiwan, pemerintah tetap akan pada posisinya tidak akan berubah.
PM Lin mengatakan, untuk bagian ini sebelumnya tealh ditetapkan pandangan Taiwan, instansi Dewan Keamanan juga ikut menganalisa, saat bersamaan kami juga menetapkan pandangan kami, yakni kedaulatan Taiwan terhadap kepulauan di Laut Tiongkok Selatan mencakup pulau Taiping, untuk bagian ini sangat kami tegaskan, untuk pendirian Taiwan tidak akan mendapat pengaruh dari hasil arbitrase.”
Arbitase Laut Tiongkok Selatan akan dirilis pada hari ini(12/7), juru bicara Kemenlu Eleanor Wang saat diwawancarai mengatakan, setelah kemenlu mendapatkan putusan, pada kesempatan pertama akan memberikan laporan secara resmi, kemudian akan berlanjut dengan mempelajari baru memberikan penjelasan kepada masyarakat, kemenlu tidak menggelar konferensi pers, Menlu David Lee Ta-wei (李大維) akan memberikan laporan penjelasan pada besok harinya.
Eleanor wang menegaskan isu Laut Tiongkok Selatan posisi Taiwan mencakup, hak kekuasaan dari berbagai pihak atas perairan Laut Tiongkok Selatan dan kepentingannya semua semestinya berdasarkan hukum internasional dan konvensi PBB tentang hukum laut, menghargai kebebasan navigasi di teritorial Laut Tiongkok Selatan, Republik Tiongkok memiliki hak kekuasaan sesuai dengan hukum maritim internasional. Ia juga menegaskan, asalkan adanya perbedaan tuntutan kekuasaan maupun hak kepentingan maritim akan menimbulkan persengketaan, Republik Tiongkok sangat mengharapkan suara masing-masing negara dapat dimusyawarahkan, diselesaikan secara damai, diimbau Taiwan juga mengadopsi mekanisme pembahasan multilateral yang relevan.
Pandangan masyarakat luar mengabarkan pemerintah berkemungkinan melepas dialog kekuasaan teritorial Laut Tiongkok Selatan konsep “sembilan garis putus-putus”, Eleanor Wang mengatakan, posisi pemerintah terhadap laut Tiongkok Selatan adalah sama dan konsisten; namun di saat dipertanyakan apakah pemerintah tetap mempertahankan konsep “sembilan garis putus-putus”? Eleanor menjawab dirinya tidak berkata demikian.
Juru bicara Kemenlu Eleanor Wang mengatakan, posisi ini tidak akan pernah berubah, kami terhadap teritorial kekuasaan Laut Tiongkok Selatan dan kepentingan maritim adalah sama dan konsisten, saya tidak berkata demikian, saya tidak mengatakan hal itu, Anda jangan menuduh saya mengatakan hal itu.”
Dirjen urusan Amerika Utara, Kemenlu , Hsueh Mei-yu(薛美瑜) mengatakan, Taiwan dan pihak Amerika saling bertukar pandangan mengenai isu Laut Tiongkok Selatan, posisi pihak Amerika juga sangat jelas dan konsisten mengharapkan mengesampingkan persengketaan dan sesuai dengan hukum internasional Konvensi PBB tentang Hukum Laut, Taiwan-Amerika terus bertukar pandangan mengenai berbagai aspek terkait isu Laut Tiongkok Selatan
Mengenai pembelaan pemerintah dalam konsep “sembilan garis putus-putus”, apakah mendapat tekanan dari pihak Amerika? Hsueh Mei-yu mengatakan, terkait berbagai sektor mencakup pihak Amerika yang sangat memperhatikan isu Laut Tiongkok Selatan, semua tetap dalam tahap berkomunikasi ini menjadi situasi internasional sebenarnya.