History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM : Ledakan Kereta Api Bukan Terorisme, Masyarakat Tidak Perlu Cemas

  • 08 July, 2016
  • Editor
PM : Ledakan Kereta Api Bukan Terorisme, Masyarakat Tidak Perlu Cemas
PM : Ledakan Kereta Api Bukan Terorisme, Masyarakat Tidak Perlu Cemas

(Taiwan-ROC) – Kemarin (7/7) malam hari terjadi ledakan di stasiun kereta api Songshan, Taipei, yang menyebabkan 25 orang korban luka-luka. Perdana Menteri Lin Chuan (林全) hari ini (8/7) mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih sedang menyelidiki, namun dapat dipastikan ini bukanlah bentuk aksi terorisme melainkan kejadian yang diakibatkan oleh kesalahan perseorangan. Masyarakat diminta untuk tidak perlu cemas, dan dia akan meminta pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan perbaikan perihal keamanan dalam alat transportasi umum.

PM Lin Chuan pada 8 Juli saat berada di Kantor Pusat Pengendalian Bencana (CEOC) mengatakan, setelah terjadi ledakan, Eksekutif Yuan, Istana Kepresidenan dan pihak Pertahanan Nasional bersama-sama mengatasi dan mempelajari kejadian dan bentuk kejahatan di tempat kejadian. Saat sebelum menuju ke CEOC, pihak Kepolisian juga telah menyampaikan laporan singkat kepadanya. Berdasarkan penyelidikan tahap awal, disimpulkan bahwa kejadian ini tidak termasuk aksi terorisme, dan hanya termasuk kejadian yang membahayakan lingkungan. Saat ini pihak Kepolisian tengah menyelidiki tersangka yang diduga kuat melakukan hal tersebut. Dikarenakan kasus ini masih dalam penyeledikan, beliau masih belum bisa memberikan penjelasan lebih detail, namun beliau percaya dapat memperjelas kasus ini.

Lin Chuan menekankan, kejadian ini bukanlah bentuk aksi terorisme dan hanya kejadian yang membahayakan lingkungan dari perseorangan, berharap masyarakat tidak perlu panik. Lin Chuan mengatakan, “Disini secara khusus juga ingin menyampaikan pada masyarakat tidak perlu cemas, karena ini bukan serangan teroris, bukan serangan yang terorganisir. Dia mungkin hanya aksi berbahaya dari perseorangan, namun karena efeknya sangat besar, jadi kami masih terus mengawasi.”

PM mengatakan, beliau telah mengunjungi beberapa rumah sakit mengjenguk para korban. Sangat disayangkan ada 7 orang yang dirawat di ruang ICU, 3 diantaranya harus dipasang alat bantu pernapasan, berharap rumah sakit dapat memberikan perawatan yang terbaik. Meskipun Biro Perkereta Apian memiliki asuransi pihak ketiga bagi para korban, namun masyarakat yang terkena koban ini bukanlah yang bisa tergantikan dengan asuransi, semoga masyarakat dapat meringankan tangan memberikan bantuan.

Lin Chuan mengatakan, berharap setelah kejadian ini, dapat diatasi dengan baik, juga berharap melalui beberapa kali pelajaran, dapat melakukan evaluasi dan perbaikan dalam mengatasi keamanan alat transportasi umum.

Komentar

Terbarumore