(Taiwan-ROC) – Badai topan Nepartak, pada subuh hari ini (8/7) mulai memasukki Taimali, Taiwan bagian timur. Titik pusat saat ini berada diatas Taiwan, namun mengalami gangguan akibat geografis tanah, sehingga keadaan angin dan hujan lebih stabil dibanding perkiraan pada bagian utara Taiwan. Akibat pengaruh geografis, menyebabkan badai topan mengarah ke selatan, sehingga selatan Taiwan diterpa angin dan hujan lebat sepanjang pagi, hujan dan angin bagian utara Taiwan justru lebih tenang dibanding perkiraan awal. Namun Biro Klimatologi mengingatkan masyarakat, saat ini lingkar Nepartak telah menyelimuti seluruh Taiwan, Penghu dan kepulauan Kinmen, dan diperkirakan sore hari baru meninggalkan daratan. Lingkar badai topan diperkirakan akan meninggalkan Taiwan pada 9 Juli subuh hari, mengarah ke Daratan Tiongkok. Namun untuk kekuatan angin dan hujan saat ini telah melemah.
Topan pertama tahun ini, Nepartak, meskipun pagi ini 8 Juli melemah menjadi tingkat menengah dan kecepatan angin melambat, namun telah menyebabkan pukulan di area timur dan selatan. Jumlah hujan yang telah terkumpul diseluruh Taiwan sejak 8 Juli subuh hingga pukul 1 siang, Hualien lebih dari 550 milimeter, Taitung juga lebih dari 400 milimeter, Pingtung telah melebihi 340 milimeter dan Kaohsiung juga lebih dari 260 milimeter.
Terhadap angin dan hujan diwilayah utara Taiwan yang diluar perkiraan, teknisi Pusat Prakiraan Cuaca Chen Yi-liang (陳怡良) mengatakan, ini akibat pengaruh tekanan tinggi udara samudra pasifik, saat sebelum Nepartak memasuki Taitung, karena pengaruh geografis, ditambah bentuk tanah yang membatasi, sehingga ancaman terhadap utara Taiwan termasuk Yilan menjadi berkurang. Chen Yi-liang mengatakan, “Dia saat sebelum memasuki daratan, sangat jelas menunjukkan akibat pengaruh geografis, bergerak ke arah selatan, juga karena hal ini, jarak utara Taiwan dengan pusat angin yang lebih kuat jadi menjauh, ditambah geografis daratan yang melindungi, sehingga membuat angin dan hujan utara Taiwan tidak seperti Selatan Taiwan begitu kuat, bisa dibilang mengurangi pengaruh terhadap Taiwan bagian utara.”
Namun Biro Klimatologi mengingatkan masyarakat, angin sepanjang laut utara saat ini sangatlah kencang. Yilan juga menunjukkan kemungkinan hujan lebat. Meskipun sebagian besar wilayah timur telah dilewati hujan, namun karena pengaruh angin, masih ada kemungkinan akan hujan berkelanjutan.
Biro Klimatologi memperkirakan kecepatan Nepartak akan semakin lambat dan akan bertahan sejenak di selat Taiwan, kemudian pada 8 Juli sore hari akan meninggalkan daratan. Namun untuk lingkar badai topan, diperkirakan baru akan meninggalkan Taiwan pada tanggal 9 Juli subuh hari, masuk ke arah Daratan Tiongkok. Untuk saat ini, angin dan hujan akan perlahan melemah.