(Taiwan-ROC) – Badai topan Nepartak pada 8 Juli subuh ini mulai memasuki daratan Taitung, membawa angin kuat dan hujan lebat di area timur Taiwan. Saat ini korban diseluruh Taiwan telah mencapai 2 orang meninggal dan 82 orang luka-luka.
Berdasarkan informasi Pusat Pengendalian Bencana (CEOC), dari 2 orang yang meninggal, 1 diantaranya meninggal akibat tenggelam di pantai Chishingtan, Hualien pada tanggal 7 Juli sore, dan korban meninggal 1 lagi adalah seorang tentara di markas timur, kepulauan Lienchiang. Dia meninggal saat berencana untuk memacing pada tanggal 7 Juli sore hari, disekitar mercusuar area timur, dan terjatuh ke laut. Pada tanggal 8 Juli pagi hari, sudah tidak bernyawa saat ditemukan.
Pada bagian korban luka-luka, 77 orang yang terluka berpusat di Taitung, dan rata-rata terluka akibat barang yang jatuh. Terdapat 1 orang yang terluka akibat tertimpa lemari di dalam rumah container, 5 orang berada di Yilan, Taoyuan dan Tainan, diantaranya akibat saat memperbaiki atap rumah, tertimpa barang jatuh, terluka saat menutup menarik pintu, jatuh tertiup angin saat mengendarai motor dan terluka akibat tertabrak mobil angkutan. Selain itu, terdapat 800 kasus pohon tumbang diseluruh Taiwan, papan tumbang dan lainnya, dan saat ini masih di proses oleh pemerintah setempat.
Perihal air dan listrik, saat ini seluruh Taiwan ada 390 ribu rumah yang putus listrik, dan saat ini telah diperbaiki 131 ribu rumah, dan masih ada 258 rumah yang masih dalam proses. Kebanyakkan berpusat di daerah Pingtung, Kaohsiung, Hualien dan Taitung, diperkirakan akan selesai diperbaiki sebelum pukul 11 malam. Selain itu, ada 5.200 rumah yang airnya terhenti. 2.300 rumah telah diperbaiki dan masih ada 2.900 rumah yang masih dalam proses. Kemudian, diseluruh Taiwan ada 502 lokasi di Taiwan yang mengalami kerusakan dengan 475 lokasi masih dalam proses perbaikan.