Menteri perekonomian Lee Chih-kuang pada hari ini(29/6) menuju sidang Yuan Legislatif komite perekonomian untuk mempromosikan industri medis bioteknologi untuk restrukturisasi ekonomi, penelitian dan pengembangan memberikan laporannya.
Media memberitakan, serikat buruh Taipower pada tanggal 30 Juni mendatang akan menghadap menteri perekonomian Lee Chih-kuang guna membahas revisi aturan industri listrik. Jika saja Kemenko bersikeras akan melakukan revisi, maka akan menimbulkan aksi mogok dari 30.000 buruh melakukan arak-arakan mengitari kantor Kemenko. Bahkan mereka juga akan menggunakan alasan demi keselamatan, saat kondisi badai topan melanda, menolak untuk beroperasi mereparasi padam listrik. Menko Lee Chih-kuang menekankan, pada tanggal 30 Juni mendatang akan bertemu dengan perwakilan serikat buruh, menegaskan untuk aturan revisi industri listrik akan melakukan negosiasi dengan serikat buruh, dikarenakan buruh Taipower adalah pelaksana lapangan.
Lee Chih-kuang mengatakan, di masa lalu revisi hukum industri listrik juga melakukan komunikasi dengan serikat buruh Taipower, sementara ini masih dalam tahap simulasi situasi secara keseluruhan, hingga waktu yang tepat baru akan melakukan penjelasan lebih lanjut.
Lee Chih-kuang mengatakan, “Seluruh struktur industri listrik, kita melakukan simulasi situasi menyeluruh, itu bukanlah hal yang sederhana, aturan industri listrik masa lalu telah berjalan 60 tahun yang lalu, di tengah-tengah waktu tersebut telah melakukan banyak revisi namun tidak diloloskan, maka seluruh situasi simulasi perlu diperjelas, kami baru dapat memberikan penjelasan lebih lanjut.”
Lee Chih-kuang juga mengklarifikasikan, sehubungan dengan seruan aksi mogok yang akan dijalankan oleh serikat buruh Taipower, tidak mendapat pengaruh dari aksi mogok karyawan maskapai penerbangan China Airlines. Ia mengatakan, aturan industri listrik melibatkan pengguna listrik massif dan sarana umum, Kemenko dan serikat buruh Taipower akan melakukan negosiasi dengan baik tidak serupa dengan kondisi aksi mogok maskapai China Airlines.
Sekali melakukan pemogokan, Le Chih-kuang mengatakan, dengan padam listrik 1 menit saja, akan menimbulkan serangan yang jauh lebih buruk dibandingkan dengan aksi mogok yang dilakukan karyawan China Airlines. Ia juga berangapan, jerih payah buruh Taipower tidak dapat diabaikan begitu saja, Kemenko akan terus melakukan komunikasi dengan serikat buruh Taipower.