(Taiwan, ROC) - Rombongan turis asal Taiwan yang berkunjung ke Sungai Jiulong, Zhangzhou, Fujian, Daratan Tiongkok, mengalami musibah dan menyebabkan banyak korban jiwa. Perdana Menteri Jiang Yu-hwa pada hari Kamis tanggal 29 Mei dalam rapat di Yuan Eksekutif menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan bantuan yang sekiranya diperlukan dalam kecelakaan bus wisata tersebut. Selain itu juga akan memberikan bantuan dalam hal ganti rugi dan asuransi yang terkait. Jiang Yu-hwa juga telah menginstruksikan Kementrian Perhubungan untuk terus melakukan pemantauan melalui “2 jalur kecil” wisata, dan meminta pihak Daratan Tiongkok untuk segera melakukan penyelidikan dan perbaikan sarana prasarana wisata, agar dapat lebih menjamin keamanan para wisatawan asal Taiwan yang berkunjung ke sana.
Wakil Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok atau MAC, Chang Hsien-yao, menjelaskan bahwa pihaknya akan bersama dengan instansi terkait lainnya untuk membentuk SOP yang diperlukan, sehingga jika terjadi kecelakaan besar di masa yang akan datang dalam hal kunjungan wisatawan turis antar selat, dapat segera membentuk sebuah tim khusus demi meningkatkan efisiensi penyelesaian masalah.
Chang Hsien-yao mengatakan, “Di masa yang akan datang, jika terjadi kecelakaan lalu lintas yang besar terulang, kami telah memiliki sistim SOP yang dapat diterapkan, dan setiap instansi terkait dapat segera memberikan bantuan yang diperlukan. Yang kedua, kami juga akan melalui 2 jalur besar dan 2 jalur kecil untuk melakukan negosiasi dengan pihak Daratan Tiongkok, untuk dapat meningkatkan kualitas jaminan keselamatan para wisatawan. Selanjutnya, kita akan mengambil langkah yang lebih maju lagi. Seperti yang saya ketahui, sebentar lagi akan dilangsungkan rapat 2 jalur kecil, dan masalah kecelakaan di Zhangzhou juga akan dibahas bersama dengan pihak Daratan Tiongkok.”
Chang Hsien-yao menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap masalah tanggung jawab yang harus dibebankan kepada yang bersalah. Dan hal ini akan segera dilaporkan setelah pihaknya mendapatkan hasil dari instansi yang terkait. Masalah biaya perawatan untuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi, akan ditanggung oleh pihak asuransi Daratan Tiongkok, sementara untuk biaya perawatan bagi para korban setelah tiba kembali ke Taiwan akan ditanggung oleh biro perjalanan Life Tour. Selain itu, untuk korban yang meninggal dunia, maka serikat travel agen bersama dengan anggota keluarga terkait akan bersama-sama melakukan negosisasi perihal biaya ganti rugi.
Chang Hsien-yao menyatakan hingga saat ini masih ada satu korban yang belum ditemukan hingga saat ini, baik Kantor Biro Pariwisata Taiwan maupun Walikota Zhangzhou juga masih terus melakukan pencarian terhadap sang korban.