(Taiwan, ROC) – Serikat Awak Penerbangan Kota Taoyuan (TFAU) kemarin malam (21/6) melangsungkan perhitungan surat suara aksi mogok kerja. Dari hasil perhitungan yang ada, TFAU menyampaikan, ada 2.548 anggota serikat dari total 2.638 orang yang mengambil surat suara, diantaranya 2.535 suara mendukung aksi mogok, 9 suara menolak dan selebihnya tidak sah, dengan demikan 99% awak sepakat untuk melakukan mogok kerja. Serikat juga mengumumkan, aksi mogok kerja akan mulai dilakukan dalam waktu dekat dan menyampaikan akan menghentikan segala negosiasi dengan Perusahaan China Airlines (CAL) sebelum aksi mogok kerja dimulai, bila CAL ingin bernegosiasi maka harus menghentikan sistem lapor diri di Bandara Internasional Taoyuan, memulihkan semua hak buruh yang ada sebelumnya baru kemudian memulai negosiasi.
Ini merupakan aksi mogok perdana dalam sejarah penerbangan Taiwan, rencana aksi mogok para awak kabin CAL akan dilakukan pada saat liburan musim panas dan akan mengancam kelancaran operasional maskapai penerbangan itu. General Manager CAL, Chang Yu-hern (張有恒) dalam jumpa pers hari ini (22/6) mengatakan, CAL menyampaikan penyesalan yang mendalam atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada masyarakat atas rencana aksi mogok kerja serikat, pihaknya sudah mempersiapkan segala antisipasi untuk menjamin hak para penumpang.
Chang mengatakan : Mendahulukan keamanan penerbangan dan penumpang, telah mempersiapkan segala antisipasi, sebisa mungkin memutasikan karyawan yang ada serta menyesuaikan penjadwalan penerbangan yang ada, menekan seminimal mungkin dampak yang terjadi, semaksimal mungkin melindungi hak penumpang.
Wakil General Manager Departemen Layanan Konsumen CAL, Tang Hui-ming (唐慧明) menyampaikan, apabila lebih dari 2 ribu orang yang mogok kerja, maka nantinya akan terjadi kekurangan 600 lebih karyawan, CAL akan berusaha mengisi kekurangan itu, termasuk puluhan petugas di bandara, setelah dilakukan pelatihan ulang dapat segera bertugas, ditambah lagi dengan awak kabin yang bersedia bertugas walau sedang cuti serta awak kabin asing, total sekitar 600 orang cukup untuk memenuhi kekurangan akibat aksi mogok kerja.
Di Komite Urusan Transportai, Yuan Legislatif, Wakil Menteri Transportasi Fan Chih-ku (范植谷) menyampaikan, pihaknya telah meminta kepada CAL untuk mendahulukan keamanan penerbangan dan mutu pelayanan, jangan melakukan aksi mogok kerja.
Ia mengatakan : Saat ini negosiasi dengan pramugara/i dilakukan oleh Kementerian Transportasi dan Kementerian Ketenagakerjaan yaitu jangan mengarah kepada aksi mogok. Karena sekarang ini adalah liburan musim panas, kami berharap jangan sampai berdampak kepada hak penumpang, selain itu, kami juga berpesan kepada CAL harus mengutamakan keamanan penerbangan dan mutu pelayanan.
Wakil GM Senior CAL Amigo Tung (董孝行) menjelaskan, bahwa pihak CAL akan mengamati kondisi dan waktu aksi mogok kerja untuk melakukan perubahan jadwal penerbangan termasuk penggantian ukuran pesawat, menggabungkan jadwal penerbangan, mengalihkan ke maskapai penerbangan lain, mengundur waktu penerbangan dan lain-lain, apabila kondisnya memburuk maka pengurangan jumlah penerbangan akan dilakukan.
GM Chang menegaskan, bahwa pihaknya tulus untuk berkomunikasi dengan serikat, berharap jangan melakukan aksi mogok kerja dan menghimbau agar Kementerian Transportasi dan Kementerian Ketenagakerjaan dapat menjadi jembatan agar masalah ini dapat selesai dengan damai.