(Taiwan, ROC) – Anggota kaukus partai Kuomintang(KMT) Huang Chao-shun(黃昭順) pada hari ini(21/5) pada sidang interpelasi mempertanyakan kepada PM Lin Chuan, perihal kepedulian kedaulatan Republik Tiongkok, Ia mengatakan, sementara ini kapal perang Daratan Tiongkok dan kapal perang Jepang, keduanya memasuki ke wilayah perairan pulau Diaoyu, akan tetapi pemerintah sama sekali tidak mengatakan apapun, satu-satunya yang terlihat di media adalah kepala kantor perwakilan Republik Tiongkok di Jepang, Frank Hsieh Chang-ting謝長廷, akan tetapi dirinya bersikap low profile dan tidak memberikan komentar.
Huang Chau-shun terus mempertanyakan PM Lin Chuan, apakah pulau Diaoyu merupakan wilayah kekuasaan Republik Tiongkok? PM Lin Chuan mengatakan, berdasarkan advokasi negara, pemerintah memiliki kedaulatan pulau Diaoyu
Lin Chuan mengatakan, “hal ini disesuaikan dengan pandangan negara, kami beranggapan pulau Diao-yu memiliki kedaulatan. Untuk hal ini, saya beranggapan, kami masih perlu dalam kondisi yang disesuaikan, semestinya kami usulkan kedaulatan pulau Diao-yu”.
Huang Chau-shun juga mengangkat, sementara ini kepala kantor perwakilan Republik Tiongkok di Jepang Frank Hsieh mengatakan, apakah akan meniadakan larangan produk Jepang terdampak radiasi, ada kemungkinan mengeluarkan kesimpulan pada akhir tahun, Ia menerangkan lebih lanjut, produk Jepang berdampak radiasi berkemungkinan pada akhir tahun akan terbuka untuk diimpor masuk. PM Lin Chuan mengatakan, pemerintah belum memutuskan waktu peniadaan larangan tersebut.
Mengenai direktorat perikanan merancang pada bulan Juli akan bersama Jepang melakukan pembahasan kekuasaan perairan sekitar Okinotorishima. Huang Chau-shun menyarankan pemerintah, perlu meminta Jepang untuk membandingkan dengan standar Korea, melakukan permintaan maaf kepada Jugun Ianfu Taiwan. PM Lin Chuan merespon, pada dasarnya berpegang pada niat baik kedua belah pihak, pemerintah akan mengangkat isu ini saat pembahasan bilateral, akan tetapi tidak bisa berjanji apapun kepada anggota kaukus, tetapi berupaya memperjuangkan kedaulatan semestinya yang dimiliki Taiwan.