History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Profesor William Theodore de Bary memenangkan Hadiah Tang 2016 untuk Sinologi

  • 20 June, 2016
  • Editor
Profesor William Theodore de Bary memenangkan Hadiah Tang 2016 untuk Sinologi
Profesor William Theodore de Bary terpilih sebagai pemenang Hadiah Tang 2016 untuk Sinologi

(Taiwan, ROC) William Theodore de Bary, profesor terhormat Universitas Columbia Amerika Serikat berusia 97 tahun, terpilih sebagai pemenang Hadiah Tang 2016 untuk Sinologi pada hari Senin, 20 Juni, atas “sumbangan kepeloporannya dalam penelitian Confusianisme.”

Profesor de Bary yang dilahirkan pada 1919 adalah seorang tokoh penting dalam penelitian sejarah Confusianisme. Setelah meraih gelar doktor dari Universitas Columbia pada 1953, de Bary meneliti doktrin Confusius dan mengajar sinologi di alma maternya, merupakan seorang pionir dalam perkembangan ilmu Confusianisme di Amerika Serikat.

Dalam karir akademik menakjubkan melampaui tujuh dasawarsa, “de Bary mengarang dan mengedit lebih dari 30 jilid buku, banyak darinya mencatat dobrakan dalam kontribusi dan berpengaruh penting dalam penelitian Confusianisme global,” demikian kata tertulis dari Lee Yuan-tseh (李遠哲), pemenang Hadiah Nobel dan pemimpin Komite Pemilih Pemenang Hadiah Tang, dibaca dalam acara temu pers di Taipei Senin pagi.

Sementara itu, melalui perkenalan pemenang hadiah yang disampaikan dalam acara temu pers yang sama, anggota Academia Sinica David Wang Der-wei (王德威) mengemukakan, konsep Confusianisme yang digagaskan de Bary bukan penghalang modernisasi, sebaliknya merupakan aset budaya bagi daerah Asia Timur.

Wang menerangkan, meskipun tidak memiliki konsep “liberalisme” yang dianut dunia barat, ini tidak berarti Tiongkok tidak mengutamakan “kebebasan.”

Wang Der-wei mengatakan, “Terutama dalam 40 hingga 50 tahun terakhir, menghadapi berbagai jenis gerakan dan pengaruh dari manca ideologi yang bermunculan di Republik Rakyat Tiongkok yang semakin kuat, bapak de Bary berpegang utuh pada penjelasannya terhadap Confusianisme, dan ini pada khususnya menjadi suatu referensi penting pada tahun 1970an dan 80an.”

Hadiah Tang yang diberikan dua tahun sekali diluncurkan oleh pengusaha Taiwan Samuel Yin (尹衍樑) pada 2012 untuk mengkomplemen Hadiah Nobel dan untuk menghargai periset dan pemimpin top dalam empat kategori, yaitu perkembangan berkesinambungan, sains biofarmasi, Sinologi dan aturan hukum.

Pemenang Hadiah Tang dalam setiap kategori akan menerima secara individu atau menikmati bersama (andaikata ada lebih dari satu pemenang) hadiah berupa uang tunai sebanyak NTD40 juta (USD1,23 juta) dan diberi dana riset maksimal NTD10 juta untuk dipergunakan dalam kurun waktu lima tahun.

Upacara pemberian Hadiah Tang pertama diselenggarakan pada 2014.

Komentar

Terbarumore